Riauhub.com – Masjid Raya Pekanbaru ini merupakan peninggalan sejarah Kerajaan Siak Sri Indrapura. Masjid ini diberi nama Masjid Raya Nur Alam yang dibangun pada tahun 1926. Masjid ini dibangun oleh Sultan Siak IV , Abdul Jalil Alamuddin Syah.

Di dalam masjid, terdapat mimbar tua yang telah berusia 123 tahun. Mimbar tua ini terbuat dari kayu dengan ukiran krawangan dan motif suluran. Dibuat pada masa pemerintahan Sultan XI dan Yang Dipertuan Besar Kerajaan Siak Sri Indrapura bergelar Paduka Sri Sultan As-Sayyid As-Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin.            

BACA JUGA  Napak Tilas Tugu Titik Nol "Asli" Pekanbaru di Kawasan Kota Lama

Mimbar berwarna kuning emas itu diberi penutup berbentuk atap sirap. Ujung dari atap ini berbentuk seperti kuncup teratai. Pada bagian atas mimbar terdapat Aksara Arab Melayu berisi “Terbuat kepada tarikh 18 hari bulan Sya’ban 1309”.

Di kawasan masjid terdapat Komplek Makam Marhum Pekan. Di antara makam tersebut adalah Makam Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Raja Alam). Beliau pernah menjadi Sultan Siak IV selama empat tahun dan bergelar Kemangkatan Marhum Bukit. Makam lainnya berupa makam permaisuri raja, putri raja, dan menantu raja. Satu lagi terdapat makam Sultan Muhammad Jalil Muazzam Syah. Beliau pernah menjabat sebagai Sultan Siak V selama empat belas tahun.

BACA JUGA  Pelabuhan Pelindo 1 Pekanbaru, Saksi Bisu Kejayaan Perdagangan Masyarakat Pekanbaru

Penamaan Kompleks Makam Marhum Pekan diambil dari nama Pemangkatan Sultan Muhammad Jalil Muazzam Syah. Sultan Siak V tersebut merupakan tokoh pendiri Kota Pekanbaru. Beliau disebut juga sebagai Marhum Pekan.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here