Riauhub.com – Gubernur Riau, Syamsuar meminta kepada Walikota Pekanbaru Firdaus untuk melakukan penanganan COVID19 di Pekanbaru secara serius. Terutama terhadap beberapa kecamatan, sebelumnya telah ditetapkan sebagai redzone atau zona merah penyebaran COVID-19.

Syamsuar mengatakan, harusnya Pemko Pekanbaru memberikan penanganan khusus terhadap kecamatan-kecamatan yang sebelumnya tetah ditetapkan sebagai zona merah. Setidaknya, ada penanganan yang berbeda terhadap wilayah-wilayah ini selalu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan.

“Saya sudah memperhatikan terhadap kecamatan-kecamtan yang banyak terdapat pasien PDP dan ODP, mereka ini diperlakukan seperti apa dan bagaiman,” kata Syamsuar.

BACA JUGA  8 Kelurahan di Pekanbaru Masih Zona Merah, Ini yang Akan Dilakukan Pemko

Hal ini wajar dipertanyakan, mengingat penyebaran COVID-19 di Pekanbaru cukup signifikan. Selain itu Pemko Pekanbaru, Firdaus, sejak awal juga “ngotot” PSBB segera diberlakukan. Pemerintah pusat tanpa mempertimbangkan banyak hal, juga telah menyetujui Pekanbaru diterapkan PSBB.

Syamsuar menyebut beberapa temuan dan masukan ini akan disampaikannya langsung kepada Firdaus, dalam rapat evaluasi PSBB, yang rencananya akan dilaksanakan hari ini, Senin 20 April 2020. “Rapat bersama ini perlu segera dilaksanakan,” ungkapnya.

Untuk diketahui sudah delapan titik di dua kecamatan di Pekanbaru yang sudah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran COVID-19. Kemudian ada empat titik di empat kecamatan lainnya yang sudah ditetapkan sebagai zona kuning penyebaran COVID-19.

BACA JUGA  Eet pamit sebagai Ketua DPRD Riau

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here