Riahub.com – Jika ketinggalan di pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang pertama dan kedua, jangan khawatir ada gelombang ke III.

Daftar Kartu Pra Kerja gelombang III melalui login www.prakerja.go.id hari ini, Selasa (28/4/2020).

Program kartu pra kerja merupakan salah satu stimulus dari pemerintah untuk mengurangi dampak ekonomi akibat wabah Virus Corona, Covid-19.

Jangan lupa cara daftar kartu pra kerja, simak dalam artikel ini.

Dilansir dari akun resmi Kartu Pra Kerja di Instragram @Prakerja.go.id, pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang III sudah dibuka.

Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang III akan dibuka hingga Kamis (30/4/2020) mendatang.

Berikut rangkuman update terbaru pendaftaran kartu pra kerja gelombang III di www.prakerja.go.id

1. Sudah mencapai 8 juta pendaftar

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, hingga pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang II berakhir, jumlah pendaftar sudah mencapai 8 juta orang

Jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat jika dibandingkan dengan ketika penutupan pendaftaran program Kartu Prakerja pada Kamis (16/4/2020) lalu.

“Sudah ada 8 juta lebih yang sudah mendaftar,” ujar Panji, Senin (27/04/2020), seperti dikutip dalam artikel Kompas berjudul “Sudah Ada 8 Juta Orang Daftar Kartu Prakerja”

Namun demikian, Panji tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah peserta yang lolos untuk menerima manfaat program Kartu Prakerja di gelombang kedua.

Hanya saja, dia mengatakan, lebih dari setengah calon peserta Kartu Prakerja yang telah mendaftar sudah lolos tahap verifikasi dan bisa mengikuti gelombang pendafataran.

“Jadi memang proses pendaftaran secara bertahap tidak sulit karena sudah jutaan yang menyelesaikan,” ujar dia.

2. Masih banyak yang melakukan kesalahan

Panji juga mengatakan, masih banyak orang yang melakukan beberapa kesalahan teknis ketika melakukan pendafatran.

Sehingga, data pendaftar yang bersangkutan sulit untuk diverifikasi.

Seperti dilansir dari Kompas dalam artikel ‘Gagal Saat Daftar Kartu Prakerja, Kamu Mungkin Lakukan Kesalahan Ini’

“Kebanyakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) tidak dapat diverifikasi.

Mungkin ada salah ketik nama atau tanggalnya tidak sesuai dengan data base.

Di masa-masa awal itu terhitung jadi backlog,” jelas Panji dalam konferensi video di Jakarta, Senin (27/4/2020).

Selain itu, faktor lain yang membuat seseorang tidak lolos verifikasi adalah salah mengunggah foto diri.

BACA JUGA  Luhut: Semua Boleh Kritik Pemerintah, Asal Pakai Data

Sebab, banyak orang yang masih mengunggah foto diri dengan latar yang terlalu gelap atau terlalu terang, tidak lurus, ada bagian wajah yang tertutup hingga memakai kacamata.

Hal itu membuat foto diri pendaftar tidak bisa disesuaikan dengan foto diri yang terdapat dalam KTP.

“Seperti terlalu gelap, terlalu terang, atau tidak menghadap lurus. Atau ada penutup muka atau kepala, atau pakai kacamata. Sehingga sistem sulit memverifikasi,” tutur Panji melanjutkan.

3. Masih bisa direvisi

Jika dilihat dari pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang I, terdapat kesalahan-kesalahan fatal yang membuat pendaftar gagal, atau bahkan batal mendapatkan Kartu Pra Kerja

Berikut Surya.co.id merangkum 3 kesalahan yang dilakukan oleh pendaftar baik pada gelombang I maupun gelombang II

1. Tidak Verifikasi Email

Tahap verifikasi email adalah tahap pertama untuk mendapatkan kartu Pra Kerja

Berdasarkan data pendaftar Kartu Pra Kerja gelombang I, terdapat 5,96 juta orang yang telah melakukan registrasi program kartu Pra Kerja, namun hanya 4,42 juta orang yang melakukan sampai tahap verifikasi email

Ini artinya, sudah ada 1,5 juta orang pendaftar yang telah tersingkir sebelum masuk dalam tahap pendaftaran Kartu Pra Kerja berikutnya

2. Tidak Verifikasi NIK

Usai melakukan verifikasi Email, pendaftar diwajibkan untuk melakukan tahap verifikasi Nomor Induk Kependudukan

Dari data pendaftar Kartu Pra Kerja gelombang I, dari 3,29 juta pendaftar yang memasuki tahap verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya 2,78 juta yang berhasil lolos ke proses pengacakan sistem untuk bergabung sebagai peserta Kartu Pra Kerja gelombang I

Ini artinya, ada 500ribu orang yang gagal atau tidak melalkukan proses verifikasi NIK

3. Kesalahan Swafoto atau Selfie

Dari 2,78 juta peserta Kartu Pra Kerja Gelombang I, akan dilakukan pengacakan oleh sistem untuk mendapatkan 200.000 orang

Pemerintah mulanya akan memberikan Kartu Pra Kerja pada gelombang pertama pada 200ribu orang penerima manfaat, namun jumlah ini berkurang sebanyak 32.000 akibat adanya kesalahan pada swafoto atau selfie yang diunggah

Akibat kesalahan ini, 32.000 orang batal mendapatkan Kartu Pra Kerja meski telah lolos sistem pengacakan

“Yang 32.000 itu ada yang tidak bisa melewati threshold face recognition yang ditetapkan, yaitu kita gunakan sama seperti yang biasa digunkan lembaga keuangan,” jelas Denni dalam video conference, Rabu (22/4/2020)

BACA JUGA  Jokowi Minta Masyarakat Lebih Aktif Sampaikan Kritik dan Masukan

Kendati demikian, masalah-masalah itu, lanjut Panji seharusnya tidak bisa dijadikan halangan, karena calon peserta bisa mengunggahnya kembali.

Data pendaftar sebenarnya bisa diubah atau direvisi sebelum akhirnya calon peserta bisa turut serta dalam gelombang dua.

4. Sistem penerimaan acak

Selain itu Panji mengatakan, dengan jumlah pendaftar yang sudah melampaui target penerima yang ditetapkan pemerintah yaitu 5,6 juta orang, maka sistem yang digunakan untuk memperoleh peserta penerima manfaat Kartu Prakerja dilakukan secara acak.

Dengan memprioritaskan calon peserta yang mendaftar di lama Kartu Prakerja dan sekaligus terdaftar dalam data Kementerian/Lembaga sebagai pekerja terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

“Paling fair adalah randomisasi, karena itu tidak melibatkan diskresi atau subjektivitas dari manejemen pelaksana.

Jadi benar2 adil, dan secara random, secara keilmuan bisa dipertanggung jawabkan untuk memiliki kesempatan yang sama.

Sepanjang mereka dalam kelompok homogen atau kelompok didahulukan atau masyarakat umum (yang terkena dampak Covid-19),” jelas Panji.

Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 3

1. Membuat akun Prakerja

– Masuk ke situs www.prakerja.go.id

– Masukan nama lengkap, alamat email, dan kata sandi baru

– Cek email dari Kartu Prakerja dan ikuti petunjuk untuk konfirmasi akun email.
Setelah konfirmasi akun email berhasil, kembali ke situs Prakerja

2. Isi data diri

– Masuk ke akun dengan alamat email dan kata sandi yang baru dibuat

– Masukan nomor KTP dan tanggal lahir, lalu klik “Berikutnya”.

– Isi data diri dengan lengkap formulir kartu prakerja (nama lengkap, alamat email, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, dan foto selfie dengan KTP), lalu klik “Berikutnya”

– Masukan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS

3. Ikuti tes Ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama 15 menit.

– Siapkan alat tulis dan kertas bila perlu

– Tunggu email pemberitahuan dari Kartu Prakerja setelah menyelesaikan tes

– Setelah mendapatkan email pemberitahuan, kembali ke situs, dan gabung ke gelombang pendaftaran.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here