Riauhub.com – Pimpinan DPRD Riau, Hardiyanto, Kamis (3/9/2020) menegaskan, tidak akan ada penutupan atau lockdown di Gedung DPRD Riau.

Kabar soal penutupan sementara gedung DPRD Riau sempat mencuat pasca ditemukannya salah seorang anggota DPRD Riau, berinisial A yang dinyatakan positif Covid-19.

“Tetap berjalan seperti biasa, tidak ada lockdown atau penutupan gedung DPRD Riau.

Dari tracing yang sudah dilakukan, indikasinya kecil sekali penularan terjadi di gedung DPRD Riau,” kata Wakil Ketua DPRD Riau, Kamis (3/9/2020).

Polisti partai Gerindra ini menegaskan, sejak beberapa pekan belakangan ini Anggota DPRD Riau yang positif Covid-19 tersebut jarang beraktifitas di Kantor.

BACA JUGA  Imigrasi Tutup Kantor Hingga 31 Agustus Usai 3 Pegawainya Positif Covid-19

A lebih banyak melakukan kerja sebagai wakil rakyat di lapangan. Sehingga potensi penularan Covid-19 di lingkungan gedung DPRD Riau pun sangat kecil terjadi.

“Kemungkinan penularan terjadi di lingkungan Kantor DPRD Riau itu kecil. Karena yang bersangkutan memang sudah lama tidak beraktifitas di kantor DPRD Riau karena banyak akfitiftas di luar kantor,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Kantor DPRD Riau. Diantaranya adalah dengan melakukan sterilisasi seluruh ruangan di gedung DPRD Riau.

“Dengan ditemukannya salah satu anggota DPRD Riau yang positif Covid-19, kita langsung melakukan langkah antisipasi dan mitigasi.

BACA JUGA  Pesawat TNI AU Jatuh di Kubang Raya Pekanbaru Riau, Lokasi 5 KM dari Runway

Mulai dari sterilisasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan seluruh ruangan di Kantor DPRD Riau. Kemudian hari ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 seluruh anggota DPRD Riau mengikuti swab,”katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan sistem shif bagi pegawai di lingkungan gedung DPRD Riau. Sehingga jumlah pegawai yang masuk akan dibatasi dengan cara membagi jadwal masuk kantor secara bergantian.

“Akan ada pengurangan jumlah staf sekretariat yang bekerja di kantor. Kita akan batasi jumlah staf yang ada di ruangan. Jadi nanti akan diberlakukan sistem sift, berganti-gantian masuknya,” ucapnya.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini