Riauhub.com – Pasangan Calon Said Hasyim – Abdul Rauf dipastikan menjadi Pasangan Bakal Calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti terakhir yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti.

Bersama ratusan pendukung, Said Hasyim menuju ke Kantor KPU dengan berpakaian adat khas Melayu Riau Minggu (6/9/2020) pagi.

Ia juga ditemani sang istri Hj. Syamsiar, Ketua DPD Golkar Meranti Iskandar Budiman, dua Anggota DPRD Meranti dari DPD PKS Al Amin dan Tengku Zulkeneddy Yusuf.

Terlihat, Tokoh Riau Wan Abu Bakar juga ikut mendampingi.

Sebelum memasuki ruangan, Said Hasyim dan rombongan terlebih dahulu diukur suhu tubuh.

Ia juga disambut langsung oleh Ketua KPU Kepulauan Meranti Abu Hamid, Komisioner Parmas, Sosialisasi dan SDM Hanafi, Ketua Bawaslu Meranti Syamsurizal, Kordiv Pengawasan dan Humas Bawaslu Meranti Romy Indra.

Proses pendaftaran dimulai pukul 10.30 Wib. Dilokasi, situasi pendaftaran pasangan dengan jargon ‘Bersinar’ ini memang tidak seperti biasanya. Said Hasyim tidak ditemani oleh pasangannya Abdul Rauf.

Abdul Rauf sendiri diketahui dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) pada tanggal 4 September lalu. Hal tersebut juga membuat Abdul Rauf tidak diperkenankan hadir untuk mendaftar secara langsung.

Walaupun demikian Abdul Rauf tetap bisa mendaftar dan menyatakan kesiapannya untuk maju di Pilkada Kepulauan Meranti melalui aplikasi virtual zoom

Usai melakukan pendaftaran, Bacalon Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengatakan meski tidak ditemani sang wakil, proses pendaftaran tetap berjalan lancar dan dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU.

BACA JUGA  Gubri Klaim New Normal di Riau Sudah Dibicarakan Dengan Berbagai Pihak

“Sekarang Ustaz Rauf menjalani isolasi di RSUD Kepulauan Meranti dan Alhamdulillah kondisinya dalam keadaan sehat,” ungkapnya saat di wawancarai wartawan usai melakukan pendaftaran.

Ia menjabarkan bahwa kata ‘Bersinar’ memiliki makna tersendiri. Yakni menuju Meranti yang bersih, aman dan sejahtera.

Dijelaskannya, beberapa program andalan mereka yaitu menyediakan lapangan kerja, meningkatkan ekonomi masyarakat, infrastruktur, sarana prasarana, air bersih, listrik dan membuka lapangan pekerjaan di Kepulauan Meranti.

“Hingga saat ini, pembangunan sudah luar biasa dan akan kita tingkatkan lagi,” ujarnya.

Disamping itu, Wan Abu Bakar yang ikut mendampingi menambahkan bahwa yang bisa memaksimalkan seluruh potensi di Kepulauan Meranti ada pada pasangan Said Hasyim dan Abdul Rauf.

Ia meyakini kedepannya paslon tersebut mampu membawa mahkota kemajuan bagi kapubaten termuda di Riau ini.

“Apalagi Said Hasyim dengan pengalamannya yang telah mendampingi pak Irwan Nasir.

Ini adalah orang yang pas, karena bagaimanapun pengalaman sangat dibutuhkan dalam kepemimpinan.

Kalau tanpa pengalaman manabisa memimpin daerah ini dengan baik. Apalagi jiwa agamisnya yang takut dengan Allah.

Ini yang kita perlukan, bukan hawa nafsu,” tutupnya.

Sementara itu Komisioner Divisi Parmas, Sosialisasi dan SDM KPU Kepulauan Meranti, Hanafi menyebut bahwa pasangan Said Hasyim – Abdul Rauf menjadi peserta terakhir mendaftar sebagai Paslon Pilkada serentak 2020.

Dikatakannya, setelah dipastikan seluruh berkas bakal calon lengkap, selanjutnya para Balon akan menerima surat pengantar untuk melakukan test kesehatan, sebagai salah satu syarat wajib yang juga harus dipenuhi.

BACA JUGA  Update Covid-19: Tambah 1 Kasus Baru Positif di Riau

Dirinya juga mengatakan bahwa walaupun pasangannya Abdul Rauf mendaftar secara virtual melalui aplikasi zoom hal itu tetap bisa dilakukan selama langsung dilakukan yang bersangkutan.

“Jadi tetap bisa dilakukan tadi menggunakan zoom dan Abdul Rauf menyatakan kesediaanya saat itu,” ujar Hanafi.

Hanafi mengatakan Abdul Rauf harus melaporkan kondisi kesehatannya 20 hari setelah dinyatakan positif Covid 19. ” 20 hari setelah itu calon harus melaporkan kondisi kesehatannya kepada kita,” ungkapnya.

Walaupun demikian Hanafi belum bisa menjelaskan regulasi apabila kondisi Abdul Rauf masih tetap posisitf Covid setelah 20 hari.

“Itu yang belum bisa kita sampaikan karena itu ada di KPU RI, karena untuk calon yang tidak bisa lagi ikut apabila meninggal dunia, selain itu apabila alasan lain apabila itu sudah terverifikasi oleh partai untuk dicari penggantinya,” tuturnya.

Dikatakannya saat ini pihaknya masih akan terus melakukan verifikasi keabsahan dari berkas dukungan bakal calon yang telahendaftar.

“Dari tanggal 4 sampai 8 September mulai dilakukan pengumuman pasangan Calon dan dokumen Calon di laman KPU untuk memperoleh tanggapan dan masukan masyarakat.

Sejalan dengan itu untuk tes kesehatan juga dari tanggal 4 hingga 11 September. Kemudian terakhir penetapan Pasangan Calon pada tanggal 23 September 2020,” pungkasnya.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini