Riauhub.com – Setelah melakukan pembahasan secara komprehensif, Pemerintah Kota Pekanbaru akhirnya memutuskan akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kecamatan Tampan, mulai besok, Selasa (15/9/2020).

PSBM di kecamatan Tampan itu akan berlangsung selama 14 hari atau sampai 29 September mendatang.

Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan, PSBM ini berlaku mulai malam hari pukul 21.00 Wib hingga pagi hari jam 07.00 Wib. Kata Walikota, penerapan PSBM ini sudah memiliki regulasi dalam bentuk Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 160 Tahun 2020 tentang PSBM.

BACA JUGA  Penggunaan Masker Kurangi 70 Persen Kemungkinan Terkena Covid-19

Lanjutnya, di dalam Perwako tersebut, ada penegasan terkait kewajiban masyarakat dan pemerintah untuk menghentikan penularan Covid-19 di Kota Pekanbaru.

“Untuk masyarakat ada namanya 4 M, yaitu memakai masker sebagai kewajiban, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari keramaian. Sedangkan tugas pemerintah adalah 3 T, yaitu tes masyarakat dengan swab atau rapid test, baik secara massal maupun pergejala, tracing kontak pasien yang positif dan treatment warga yang membutuhkan perawatan,” ujarnya, Senin (14/9/2020).

Aturan dalam PSBM ini juga diklaim tidak jauh berbeda dengan PSBB yang diterapkan sebelumnya. Masyarakat diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari keramaian yang tidak perlu.

BACA JUGA  RSUD Arifin Achmad Riau Buka Layanan Tes Swab Covid-19 dengan Biaya Rp1,7 Juta

“Namun, untuk beribadah kita beri kelonggaran. Kalau waktu PSBB sama sekali tidak boleh ibadah di rumah ibadah, di PSBM kita bolehkan masyarakat tetap ke rumah ibadah, syaratnya penerapan protokol kesehatan wajib dilakukan,” jelasnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here