Riauhub.com – Beredar Surat Keputusan Menteri Agama tentang pemberhentian Ahmad Mujahidin sebagai Rektor UIN Suska Riau.

SK tersebut beredar di sejumlah Grup medsos, termasuk whatsapp, Selasa (24/11/2020).

Surat bertanggal 23 November itu menyatakan Rektor UIN Suska Riau Ahmad Mujahidin diberhentikan setelah disebutkan menyalahgunakan wewenang.

Namun keabsahan surat yang ditandatangani langsung Menteri Agama Fachrul Razi itu belum diketahui secara pasti.

Kepala Biro Tata Usaha dan Umum UIN Suska Riau Ahmad Supardi Hasibuan saat dikonfirmasi mengenai surat itu juga belum mengetahui secara pasti.

BACA JUGA  Sejak Pandemi, Sudah Ribuan Pekerja di Riau Dirumahkan

“Saya juga baru dapat di group WhatsApp, kalau bentuk aslinya belum tau apakah itu benar atau tidak, jadi sifatnya masih menunggu,”ujar Supardi Hasibuan.

Ahmad Supardi juga mengaku, bila diperhatikan dari surat yang menyebar tersebut belum diterima Rektor, karena belum ada tandatangan bukti sudah menerima surat itu.

“Jadi kita tunggu sajalah kepastian suratnya, kami dari kampus juga tidak bisa secara jauh menanggapi,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui saat ini UIN Suska masih memberlakukan Lock down setelah rektor Ahmad Mujahidin positif covid, saat ini rektor UIN juga masih menjalani isolasi secara mandiri.

BACA JUGA  Riau bertambah 253 Positif Covid-19, Pekanbaru Terbanyak 152 Kasus

Dalam SK yang beredar tersebut, tertulis jika Ahmad Mujahidin terbukti melakukan kesalahan, selaku Kuasa Pengguna Anggaran terbukti lemah dalam mengontrol pengelolaan anggaran yang bersumber dari BLU.

Selain itu, Ahmad Mujahidin disebutkan juga menyalahgunakan wewenang dengan memutasikan pejabat administrasi di lingkungan UIN Suska Riau.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here