Riauhub.com – Asrama Mako Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, terbakar Minggu (20/12/2020) malam.

Bangunan tersebut hangus dilalap si jago merah.

Api baru bisa dipadamkan pukul 21.23 WIB setelah petugas pemadam kebakaran Kota Depok bersama anggota Brimob berupaya memadamkan api.

Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan si jago merah, termasuk watercannon pun dikerahkan.

Diketahui, api pertama kali muncul membakar barak Mako Brimob Kelapa Dua sekira pukul 18.30 WIB.

Kepala Seksi Operasional Damkar Kota Depok, Tesy Haryati, mengatakan, situasi dapat dikendalikan pukul 21.23 WIB.

“Kejadian pukul 18.30 WIB, situasi aman terkendali pukul 21.23 WIB,” jelas Tesy di sekitar lokasi, Minggu (20/12/2020).

BACA JUGA  UAS Serahkan APD dan Sarung Tangan di 8 Rumah Sakit di Pekanbaru

Tesy menjelaskan, setibanya di lokasi, pihaknya langsung menyemprotkan air ke bangunan sekitar agar api tak merambat.

“Pas tiba kami langsung siram bangunan yang ada di sekitar titik api, agar api tidak merambat,” imbuhnya.

Terakhir, Tesy mengatakan ada 16 kepala keluarga (KK) yang terdampak dari peristiwa kebakaran tersebut.

“Berdasarkan penglihatan visualisasi di TKP, ada sekitar 16 sekat, jadi ada 16 kepala keluaga disitu. Jadi bukan rumah, barak yang disekat,” ujarnya.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Kota Depok, Denny Romulo mengatakan berdasarkan informasi yang didapat api diduga berasal dari rumah yang dihuni pemiliknya berinisial AC (40).

BACA JUGA  UAS: RUU HIP Turunkan Derajat Pancasila, Kita Mesti Tolak!

“Diduga awal pemilik rumah AC (40), dan menyambar ke beberapa rumah lainnya,” ucap dia lagi.

Sementara itu Humas Korps Brimob Kelapa Dua, Ade membenarkan Asrama Mako Brimob Kelapa Dua terbakar.

Pemadaman api dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok dan anggota Brimob Kelapa Dua.

“Watercannon langsung semprot lokasi kebakaran,” ujar Ade kepada Kompas.com, Minggu (20/12/2020) malam.

Ade belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait penyebab dan dampak kebakaran.

“Lebih jelasnya nanti kalau ada konferensi persnya,” ujar Ade.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here