Riauhub.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui beberapa pertimbangan akhirnya menunda pembelajaran tatap muka untuk antisipasi kepada pelajar agar tidak tertular oleh COVID-19 yang saat ini tingkat penyebarannya masih tinggi terjadi di sejumlah daerah.

“Walau kondisi dan aturan belum memungkinkan dilakukannya pembelajaran tatap muka, namun standar operasional prosedur yang sudah dibuat harus disimulasikan, ini penting agar kita siap,” ujar Penjabat Bupati Bengkalis Syahrial Abdi, Selasa (29/12).

Dikatakannya, wacana pembukaan kembali kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah pada Januari 2021 menjadi perhatian para orangtua di seluruh Indonesia. Wacana tersebut disampaikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 20 November lalu.

BACA JUGA  Hasil Swab 50 Nakes Puskemas Rumbai Negatif

“Dalam situasi pandemi COVID-19 ini yang terpenting adalah komitmen seluruh pihak untuk memutus rantai penularan. Pemerintah khususnya pemerintah daerah harus menyiapkan aturan protokol kesehatan yang ketat untuk sekolah dengan menyiapkan regulasi bahwa tingkat pendidikan sekolah apa yang akan dibuka, mengingat ini aturan baru dan belum ada penerapannya,” ujar Abdi.

Ia juga meminta Disdik untuk membuat simulasi pembelajaran tatap muka, agar terlihat apa saja kekurangan yang harus menjadi catatan dan harus diperbaiki jika sekolah tatap muka dibuka kembali.

BACA JUGA  19 Warga Pekanbaru Positif Covid-19, Berikut Rinciannya

“Kita punya niat yang sama, yakni berupaya bagaimana mencerdaskan anak-anak kita , agar di masa pandemi ini tidak tertinggal ilmu pengetahuannya,” harapnya.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini