Riauhub.com – Proses belajar mengajar tatap muka di Bengkalis Riau hingga saat ini belum dilaksanakan.

Hal ini dikarenakan Kabupaten Bengkalis masih termasuk zona oranye.

Tidak dilaksanakan proses belajar mengajar dengan tatap muka di masa pandemi Covid -19, mendapat dukungan dari Ketua DPRD Bengkalis Khairul Umam.

Ketua DPRD Bengkalis meminta Dinas Pendidikan Bengkalis untuk tetap memaksimalkan proses pemberlajaran Daring dan Luring yang saat ini berjalan.

“Saya sepakat untuk anak anak tidak masuk sekolah dulu, tunggu betul betul Bengkalis ini masuk zona hijau,” ujarnya.

BACA JUGA  Ubah Strategi Penanganan COVID-19, Wako Pekanbaru: Diharapkan PHB Lebih Efektif

“Kita tidak mau dengan dimulainya tatap muka menjadi klaster baru penyebaran Covid 19,” imbuhnya.

Pihaknya juga mendapat masukan dari berbagai lembaga, tokoh masyarakat dan Komisi Perlindungan Anak.

Mereka meminta jika belum zona hijau di Bengkalis jangan melakukan tatap muka.

Khairul Umam juga setuju kebijakan dibuat Pemerintah Bengkalis belum membenarkan pihak sekolah melakukan tatap muka dalam proses belajar mengajar.

Mencegah itu lebih baik. Jangan ada klaster baru, nanti sulit membendungnya.

Khairul Umam juga menegaskan, sejak akhir tahun 2020 hingga awal Januari jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di beberapa daerah, terutama Duri, Pinggir, Bathin Solapan dan Bengkalis terus mengalami penurunan.

BACA JUGA  Riau Tambah 5 Kasus, Total 66 Pasien Positif Covid-19

“Alhamdulillah, di Bengkalis jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 terus menurun. Semoga tren pasien sembuh terus meningkat, kemudian jumlah orang terkonfirmasi tak ada lagi,” ujarnya.

“ Jika begitu tentu Bengkalis masuk zona hijau, anak-anak bisa bersekolah lagi,” harapnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here