Riauhub.com – Persaingan antara Telegram dan WhatsApp semakin menjadi.

Bahkan, Telegram blak-blakan menyindiri Instagram ibarat sebuah peti mati.

Sindiran itu berupa foto. Diman pihak Telegram menyindir WhatsApp dengan meme Coffin Dance.

Saat ini WhatsApp sedang diperbicangkan, karena sedang membawa notifikasi kebijakan baru WhatsApp.

Lalu bagaimana sindiran Telegram terhadap WhatsApp itu?

Kebijakan baru WhatsApp yang membagi data kepada Facebook, membuat warganet menyindir aplikasi tersebut yang dirasa semakin mempersulit  para penggunanya.

Pengguna merasa kecewa dengan aturan tersebut dan mengancam pindah ke layanan pesan instan lainnya, salah satunya Telegram.

Sementara itu, saat ini Telegram bukan lagi sebagai layanan pesan instan ecek-ecek.

Sebab, Telegram sudah memiliki 500 juta pengguna dan angka itu terus berkembang, yang mana menjadi masalah utama bagi perusahaan grup Facebook.

Pengguna juga membanding-bandingkan WhatsApp dengan rivalnya, Telegram.

Bahkan, hashtag Telegram sempat riuh di linimasa Twitter dan bertengger di deretan trending topic Twitter Indonesia waktu itu.

BACA JUGA  Suami Pintar, Tak Bisa Ditipu Istri, Kemanapun Istri Bisa Dilacak Via Aplikasi WhatsApp, Ini Caranya

Bak mendapat angin segar, lantas Telegram memanfaatkan momentum tersebut dengan unggahan meme peti mati yang beberapa waktu lalu sempat viral.

Salah satu sindiran telak Telegram untuk aplikasi berwarna hijau tersebut dilancarkan melalui meme di akun Twitter mereka.

Dalam unggahan tersebut, Telegram memajang meme peti mati notifikasi kebijakan baru WhatsApp.

Tampak dalam meme berbentuk GIF para pembawa peti mati di Ghana yang berjoget.

Nah, peti matinya diimbuhi tulisan kebijakan privasi baru WhatsApp di mana pengguna harus setuju kalau tetap ingin melanjutkan pemakaian WhatsApp.

Unggahan itu mendapat respons dari warganet, dan pihak Telegram pun aktif menimpali.

Alhasil banyak pengguna Twitter yang ikut memberi komentar terkait meme itu.

Bahkan Telegram sampai menyarankan pengguna untuk uninstall dan beralih ke Telegram yang disebut jauh lebih baik.

“Kalian hanya perlu uninstall dan beralih ke yang lain. Seperti mantan kamu, jika ia tidak cukup baik bagi kamu, maka kamu berhak untuk mendapatkan yang lebih baik lagi,” tulis akun Twitter dari Telegram.

BACA JUGA  Melalui WhatsApp Bisa Kirim Uang dan Bayar Tagihan

Hingga saat ini, sindirian tersebut telah di retweet sebanyak 66.8 ribu, serta mendapatkan likes sebanyak 275.6 ribu dari pengguna Twitter.

Tak hanya itu, banyak dari warganet juga ikut berpartisipasi dalam unggahan meme-meme lucu.

Salah satunya berasal dari akun @Nidhin_RT_.

“Haha,” tulis pengguna tersebut.

Telegram juga sempat memberikan beberapa hal-hal yang membuat aplikasinya harus menjadi pilihan untuk menggantikan WhatsApp.

“Tema yang bisa dikustomisasi, File Sharing 2GB, Group berbasis lokasi, Layanan perpesanan online paling cepat, seluruh data akan disimpan di cloud,” lanjut Telegram menjelaskan fitur-fitur unggulan di layanan perpesanan online miliknya.

Seperti diketahui, terhitung mulai 8 Februari 2021, pengguna di seluruh dunia mendapat kebijakan baru WhatsApp untuk menyetujui berbagi data dengan Facebook.

Jika tidak, maka konsekuensinya pengguna menghapus akun WhatsApp.

Hal inilah yang menimbulkan kontroversi bagi para penggunanya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here