Riauhub.com – Pemberian vaksin Covid-19 resmi dimulai di Sumbar, Kamis (14/1/2021).

Gubernur Irwan Prayitno mengatakan Pemda Sumbar tidak akan memberi sanksi kepada warganya yang menolak untuk divaksin Covid-19.

“Jika ada yang menolak vaksin Covid-19, yang jelas sanksi tidak ada, karena dari pemerintah pusat pun tidak ada, kita pun tidak membuat,” kata Irwan Prayitno.

Ia menjelaskan kebijakan yang ada sanksi di Perda AKB Nomor 6 hanya bagi yang kena covid-19 tapi tidak mau di swab.

“Itu baru kena (sanksi). Ini enggak, sampai saat ini tidak ada, kalau ada berikutnya kita ikuti saja,” tutur Irwan Prayitno.

BACA JUGA  Pemprov Riau Ingatkan Warga Tak Mau Divaksin Bisa Kena Sanksi

Pemda, kata Irwan Prayitno, mengikuti aturan pemerintah pusat. 

“Sanksi ikut pusat, sanksi tidak buat sendiri,” kata Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno menjelaskan, pihaknya mengikuti aturan dan arahan supaya vaksin bisa tersebar dan Covid-19 bisa terhenti.

“Saya rasa (vaksinasi) itu baik untuk dilakukan, kalau tidak, maka tidak akan berhenti Covid-19,” tambah Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno menegaskan, sebetulnya tidak ada paksaan juga kepada warga untuk divaksinasi.

Dia menceritakan, dirinya saja menunggu selama 9 bulan dari Maret 2020 agar bisa divaksinasi. 

“Ini yang ditunggu-ditunggu, capek 38 kali dites swab, kemarin masih diswab, tadi pagi keluar hasilnya negatif, kalau sudah pakai vaksin, kecil kemungkinan kena Covid-19,” terang Irwan Prayitno. 

BACA JUGA  Sejumlah Tenaga Kesehatan di Riau Tolak Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Sanksinya?

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here