Riauhub.com – Musibah kecelakaan kembali terjadi di jalan tol Pekanbaru-Dumai, Riau.

Kecelakaan yang merenggut 5 nyawa sekaligus itu terjadi di KM 32, Jalur B 100, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Rabu (13/1/2021) sekitar pukul 08.15 WIB.

Lima korban jiwa merupakan penumpang mobil Toyota Innova dengan nomor plat BM 1730 VM.

Mereka adalah Jerri Jongguk Simangunsong (57), Linda Tambunan (53), Dua Simangunsong (56), Jhon Efraim Butar Butar (46), dan Napitupulu.

Sedangkan pengemudi Innova, atas nama Jonri Simangunsong (25), dan satu penumpang Jumanto Simangunsong (31), menderita luka berat.

Innova itu terlibat tabrakan dengan dan Mitsubishi Truck dengan nomor plat BK 8600 KG.

Bagaimana kecelakaan maut itu bisa terjadi? Berikut penjelasan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Dijelaskannya, kejadian itu berawal saat mobil Toyota Innova BM 1730 VM datang dari arah Dumai, tepatnya masuk dari pintu tol Batin Solapan.

Mobil Innova melaju menuju arah Pekanbaru berada di lajur kanan pada jalur B Tol Permai.

Saat kondisi jalan tikungan ke arah kanan, diduga pengemudi Toyota Innova tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

Akibatnya, Innova itu menabrak bagian belakang mobil Mitsubishi Truck BK 8600 KG yang sedang berjalan di lajur kiri Jalur B.

Toyota Innova kehilangan kendali, kemudian berpindah ke lajur sebelah kanan dan menabrak pembatas tol.

BACA JUGA  Lagi, Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas di Tempat

Penyebab kecelakaan ini diduga faktor human error.

“Diduga pengendara Innova lalai, kurang hati-hati serta dalam keadaan capek dan mengantuk,” kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Selain itu dipaparkannya, pengemudi Toyota Innova juga memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

“Innova ini berisi rombongan yang berangkat dari Tarutung, Kabupaten Tapsel, Sumatera Utara, menuju ke Pekanbaru,” terang Kombes Pol Sunarto.

Lokasi kecelakaan diungkapkannya, merupakan tikungan ke kanan, dari arah Dumai menuju Pekanbaru, terdapat marka jalan tidak terputus, serta cuaca cerah.

Terkait peristiwa ini, petugas kepolisian sudah melakukan olah TKP, menolong para korban, memintai keterangan sejumlah saksi, dan berkoordinasi dengan pihak tol.

Begini Penjelasan Pengelola Jalan Tol

Brand Manager PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola Jalan Tol Permai, Indrajana, Rabu (13/1/2021) membenarkan kecelakaan yang menelan lima korban nyawa.

Indra menjelaskan, kecelakaan maut ini melibatkan kendaraan jenis Truck Fuso berwarna kuning dengan plat kendaraan BK 8600 KG dengan minibus Toyota Innova berwarna hitam dengan plat kendaraan BM 1730 PM.

“Kecelakaan terjadi di ruas Tol Pekanbaru – Dumai, tepatnya kilometer 32 Jalur B di L1 (Lajur 1), arah dari Dumai menuju Pekanbaru, pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB,” jelas Indrajana.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan, kata Indra, diduga kendaraan jenis minibus yang melaju dari arah Dumai menuju ke arah Pekanbaru.

BACA JUGA  Usai Menjambret, Pria di Riau Ini Tewas Ditabrak Korbannya

Pengendara mengendarai kendaraan dengan kondisi mengantuk dan dengan kecepatan tinggi, kemudian menabrak bagian belakang truck sebelah kanan yang berada di lajur lambat (L1).

“Posisi akhir kendaraan minibus melintang di lajur cepat (L2). Kondisi kendaraan cukup parah,” ujar Indra menjelaskan kondisi minibus yang sudah ringsek.

Indra menjelaskan, dalam kecelakaan ini terdapat 7 korban.

Lima diantaranya meninggal dunia di lokasi kejadian dan dua korban mengalami luka-luka dan dievakuasi ke rumah sakit Awal Bros A.Yani Pekanbaru.

“Kecelakaan ini telah ditangani oleh Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola ruas Tol Pekanbaru – Dumai dengan melibatkan pihak kepolisian daerah setempat,” ujarnya.

Pihaknya turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa korban dan mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk terus berhati-hati dan waspada dalam mengemudi, dan mematuhi segala aturan lalu lintas serta perambuan dijalan tol.

Indrayana berharap kepada seluruh pengguna jalan tol Permai, agar selalu berhati-hati.

Selain memperhatikan jarak, kecepatan, rambu-rambu yang terpasang di ruas jalan bebas hambatan sepanjang 131 kilo meter dari Pekanbaru hingga ke Dumai agar selalu diindahkan.

Selain itu, kondisi fisik pengemudi diharapkan kiranya juga selalu diperhatikan.

Karena dalam kondisi kelelahan, tapi tetap dipaksakan menyetir, tidak hanya berbahaya untuk dirinya, tapi para penumpang serta kendaraan lainnya

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here