Riauhub.com – Sebanyak 1.666 tenaga kesehatan atau Nakes di Riau batal disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac China atau batak mengikuti vaksinasi Covid-19 di Provinsi Riau.

Sementara itu vaksinasi Covid-19 terus berlanjut dan hingga saat ini penyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac China masih berjalan di tiga kabupaten dan kota di Riau yakni di Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar dan Pelalawan.

Sementara vaksinasi Covid-19 Sinovac China sembilan kabupaten kota lainya masih menunggu jadwal berikutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Senin (25/1/2021) mengungkapkan, hingga Minggu (24/1/2021) pihaknya mencatat realisasi pelaksanaan vaksinasi di Riau sudah berjalan diangka 16,3 persen. 

“Sampai hari minggu kemarin sudah 2.474 tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat yang divaksin atau 16,3 persen dari target sasaran,” kata Mimi. 

Mimi merincikan, untuk Kota Pekanbaru jumlah nakes yang sudah divaksin sebanyak 1.014 orang.

Kemudian di Kabupaten Pelalawan sebanyak 599 orang, dan Kabupaten Kampar sebanyak 861 orang.

Tiga daerah ini sebelumnya sudah mendapatkan distribusi vaksin 15.188 dosis.

BACA JUGA  Pemprov Riau Ingatkan Warga Tak Mau Divaksin Bisa Kena Sanksi

Rinciannya Kota Pekanbaru 11.040 dosis, Pelalawan 1.800 dosis, dan Kampar sebanyak 2.400 dosis. 

Mimi mengakui, pelaksanaan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan belum berjalan mulus.

Sebab dari data yang masuk, masih ada tenaga kesehatan yang ditunda divaksinasi.

Hal ini dikarenakan setelah dilakukan pengecekan kesehatan, ada yang tensi tinggi dan juga karena ada penyakit bawaan atau komorbid.

“Ada sebanyak 1.666 nakes yang batal divaksinasi dari tiga Kabupaten Kota itu, yang ditunda sebanyak 1.372 orang, kemudian yang punya komorbid ada 550 orang dan alasan lainnya ada 567 orang.

Jadi total seluruhnya ada 1.666 orang yang batal divaksin setelah dicek kesehatan,” kata Mimi. 

Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Kabupaten Kota yang telah menerima vaksin.

Hingga saat ini masih ada tiga daerah lagi yang belum memberikan data vaksinasi, diantaranya, Siak, Bengkalis dan Kuantan Singingi.

Tiga daerah ini sebelumnya sudah mendapatkan distribusi vaksin dari Pemprov Riau dengan total sebanyak 22 ribu dosis lebih. 

BACA JUGA  Pemko Pekanbaru akan Sanksi Nakes yang Tolak Divaksin

“Semua masih berproses kita tunggu data dari daerah.

Saat ini yang masuk masih dari Pekanbaru, Kampar dan Pelalawan,” kata Mimi.

Ditargetkan pelaksanaan imunisasi terhadap tenaga kesehatan di Provinsi Riau mencapai 36 ribu lebih ini akan selesai pada akhir bulan Maret 2021 mendatang.

Selain nakes, ada penambahan pemberian vaksin Covid-19 kepada petugas pelayanan publik yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Mimi mengungkapkan, sejauh ini pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Riau berjalan lancar dan aman.

Bahkan pihaknya belum menerima keluhan orang yang sudah divaksin. 

“Keluhan sampai saat ini tidak ada. Aman-aman saja.

Buktinya saya yang menerima vaksin sehat-sehat saja, masih bisa beraktifitas seperti biasa,” ujarnya.

Meski demikian, Mimi mengimbau jika pasien vaksinasi mengalami keluhan setelah divaksin, diharapkan untuk segera menghubungi kontak yang disiapkan.

“Kalau ada keluhan peserta bisa menghubungi kontak 119 atau nomor penanganan Covid-19 yang disiapkan.

Namun sejauh ini kita belum menerima keluhan dari peserta vaksinasi,” katanya. 

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here