Riauhub.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menurunkan tim untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Satu unit helikopter water bombing turut dikerahkan.

“Hasil rapat kami dengan Presiden dan ibu menteri, 9 Februari, memerintahkan agar ini (karhutla) segera ditangani. Selanjutnya, ini kita kirim 1 heli,” terang Tenaga Ahli KLHK Bidang Landscape Fire, Rafles B Panjaitan, ditemui di Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (2/3/2021).

Helikopter yang diperbantukan, kata Rafles, yaitu dengan kapasitas 1 ton. Heli disebut dapat digunakan untuk patroli dan pemadaman titik api yang sulit diakses.

BACA JUGA  Sebulan Ada 463 Tersangka Narkoba di Riau, Sebagian Oknum PNS

“Kapasitas 1 ton. Memang kecil ya, tapi ini sangat efektif kalau masih kebakaran kecil dan ini yang terjadi kan sekarang ini masih kebakarannya. Jadi bisa di-support oleh tim dari udara dan darat,” kata Rafles.

Khusus tim darat, pihaknya sudah mulai berkoordinasi dengan satgas gabungan, baik TNI, Polri, maupun Manggala Agni dan instansi terkait. Selanjutnya, akan datang kembali helikopter dari pemerintah pusat setelah ada kontrak.

“Untuk saat ini ada satu heli dari KLHK dan 6 bantuan dari swasta. Sudah mulai sortie di Dumai, Bangkalis, Rohil, dan perbatasan,” katanya.

BACA JUGA  Polisi Berhasil Ringkus Tiga Pelaku Karhutla Hutan Lindung Bukit Suligi

Helikopter akan berfokus memadamkan api di sekitar daerah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil di Siak karena daerah lahan gambut tersebut sulit dipadamkan jika sudah terbakar.

Untuk memudahkan pemadaman, helikopter akan diistirahatkan di Dumai. Sebab, Dumai dinilai strategis dan cukup dekat dengan titik-titik rawan karhutla di Bengkalis dan Siak.

“Heli ini sekali terbang 2,5 jam, maka kalau kita buat di Dumai sortie bisa banyak. Bisa beberapa kali dia terbang untuk membantu proses pemadaman,” katanya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here