Riauhub.com РKeinginan DPRD Pekanbaru agar persoalan sampah selesai di Kota Pekanbaru, terus membara.

Keinginan ini tentunya tidak tendensius, apalagi untuk kepentingan pribadi.

Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST menegaskan, keinginan yang paling hakiki itu, supaya persoalan sampah tidak dikeluhkan masyarakat lagi.

Dengan kondisi sekarang ini, yang paling memungkinkan adalah, pengelolaanya diswakelolakan.

“Ini sudah kita sampaikan ke DLHK saat hearing Selasa kemarin. Mereka mengakuinya,” kata Sigit kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (4/3/2021).

Ya, sejak pucuk pimpinan di DLHK Pekanbaru berganti, yang kini dijabat Azwan selaku Plt, Komisi IV memanggil untuk rapat dengar pendapat Selasa kemarin.

BACA JUGA  Pekanbaru Darurat Sampah, Ketua DPRD Hamdani: Pemko Tidak Belajar dari Pengalaman

Pertemuan ini sebagai tindaklanjut, kondisi terkini soal pengelolaan sampah.

Apalagi kini proses lelangnya di LPSE Pekanbaru, masih belum selesai. Sementara sekarang, sudah masuk Bulan Maret.

Dikatakan Sigit, bahwa dengan pengelolaan sekarang, diduga ada keganjilan, dari anggaran yang disiapkan Rp 45 miliar  untuk 12 bulan, kini hanya tinggal 9 bulan lagi.

Anggaran yang sudah terpakai hingga kini Rp 2 miliar.

“Kita pertanyakan itu mengenai kajian dan dasarnya apa, karena yang dikerjakan bukan 12 bulan. Ini fokus kita,” sebutnya.

BACA JUGA  Eks Kadis LHK Agus Pramono Jadi Tersangka Kasus Tumpukan Sampah di Pekanbaru

Lebih lanjut disampaikannya, hingga kini pihaknya tetap komit mendorong DLHK untuk menswakelola pengelolaan sampah ini.

Bukan seperti sekarang, melelang dan menunjuk perusahaan yang mengelolanya.

Sebab, akan terjadi penghematan dan aliran biaya retribusinya jelas untuk PAD Kota Pekanbaru.

“DLHK juga mengakui, swakelola hemat. Jadi, apanya yang harus diperdebatkan lagi,” terang Politisi senior Partai Demokrat ini.

Seperti diketahui, hearing kemarin tidak berjalan semestinya, karena DLHK Pekanbaru tidak membawa Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) pengelolaan sampah ini.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here