Riauhub.com – Pasar rakyat atau yang kerap disebut dengan pasar kaget semakin menjamur di Pekanbaru. Dari puluhan pasar rakyat yang ada, saat ini yang sudah memiliki izin baru 8 titik.

Sejatinya pasar rakyat ini sendiri sudah ada badan hukum, yaitu Perda Nomor 9 Tahun 2014 tentang pengelolaan pasar rakyat dan pusat perbelanjaan.

“Yang ada izin baru beberapa titik, sementara realita dilapangan pasar rakyat ini banyak. DPRD tidak akan melarang masyarakat menghidupi kehidupannya, tapi ini harus diatur,” cakap anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, Kamis (11/3/2021).

BACA JUGA  2 Rekannya Positif Covid-19, 17 Anggota DPRD Pekanbaru Tes Swab dan Lainnya Kabur

Pasalnya dengan kehadiran pasar rakyat di tengah-tengah masyarakat juga ada dampak buruknya, seperti terganggunya lingkungan, lalu lintas, serta ekonomi pedagang tempatan yang lokasinya tak jauh dari pasar rakyat tersebut.

“Ini harus diatur, mungkin bisa sekali sepekan. Tetap harus ada aturan, dan untuk yang sudah beroperasi setiap hari saya rasa ini harus ditertibkan oleh Pemko Pekanbaru,” jelasnya.

Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mendorong agar pasar rakyat yang belum memiliki izin untuk segera mengurus perizinan agar tidak ditertibkan oleh pemerintah.

BACA JUGA  4 Daerah di Riau Masuk dalam Transmisi Lokal Penyebaran Covid-19

“Tentu harus lengkapi syarat yang sudah ditentukan, nanti Pemko pasti akan proses apakah tempat pasar tersebut sesuai dengan aturan atau tidak,” pungkasnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here