Riauhub.com – Lantaran ingin terkenal dengan cara instan, para remaja di Pekanbaru ini nekat melakukan aksi berbahaya di jalanan.

Mereka melakukan aksi standing motor. Bahkan para pelaku berkendara hanya dengan menggunakan celana dalam saja.

Aksi mereka ini viral di media sosial (medsos).

Dalam rekaman video berdurasi 19 detik itu, terlihat dua orang remaja yang berboncengan melakukan aksi standing motor pada malam hari di Jalan Yos Sudarso, Rumbai.

Pasca videonya viral, petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru bertindak cepat.

Alhasil, total ada sekitar 6 orang remaja yang diciduk terkait dengan video tersebut.

“Kita amankan dan minta klarifikasi kepada adik-adik kita yang viral di media sosial (medsos),” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu’min Wijaya melalui Kasat Lantas Kompol Anindhita Rizal, Sabtu (13/3/2021) malam.

Lanjut dia, para pelaku melakukan aksi standing di atas motor, tanpa menggunakan pakaian.

“Hari ini kami mengamankan kurang lebih sebanyak 6 orang. Apa yang dilakukan mereka ini sangat membahayakan baik diri sendiri maupun orang lain,” paparnya.

BACA JUGA  Dokter di Palembang Meninggal Sehari Pasca Divaksin, Begini Kata Dinkes

Ia merincikan, untuk pelaku yang membawa motor bernama Edo, dan yang duduk di boncengan bernama Rian.

Lalu yang mengunggah rekaman video standing motor yakni Habibi.

Selanjutnya, pelaku standing motor lainnya adalah Rido, serta Taufik dan Valen sebagai penonton.

Kasat Lantas memaparkan, usia mereka rata-rata masih dibawah umur. Sebagian besar mereka juga masih berstatus pelajar.

Saat berkendara pun, mereka tak mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak menggunakan helm, dan kelengkapan kendaraan lain.

“Untuk itu kami juga undang orangtua mereka untuk hadir ke sini (Kantor Satlantas Polresta Pekanbaru). Guna diklarifikasi, terkait anak mereka yang kami amankan karena aksi standing di atas motor tersebut,” urai Kompol Anindhita.

“Orangtua mereka akhirnya memahami dan kita minta supaya tidak melakukan seperti itu lagi. Untuk sepeda motor tetap kita tilang. Tidak pakai helm, pasal 291 ayat 1, tidak pakai TNKB pasal 280 ayat 1 dan tidak ada SIM dan STNK pasal 281 junto pasal 77 ayat 1 UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009,” sambung dia.

BACA JUGA  Pekanbaru Akan Rapid Test Massal Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Gelombang Kedua

Lantaran masih dibawah umur, para pelaku ini pun dikembalikan ke orangtuanya untuk dilakukan pembinaan. Namun mereka diminta untuk membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Menurut Anindhita, berdasarkan hasil introgasi, mereka mengaku melakukan aksi standing motor untuk membuat konten di media sosial.

“Mereka mau dilihat di media sosial, dilihat orang banyak,” terang Kasat Lantas.

Aksi standing diungkapan Kompol Anindhita, dilakukan para pelaku di Jalan Yos Sudarso, pada Kamis (11/3/2021) kemarin, sekitar pukul 18.30 WIB. Padahal saat itu kondisi sedang turun hujan.

“Setelah kita lihat video viral di masyarakat, kita lakukan identifikasi terhadap kendaraan dan akun-akun medsos. Kita dapat nama-namanya, kita cari dan kita amankan. Kita mintai klarifikasi,” pungkasnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here