Riauhub.com – Sebanyak 463 orang tersangka narkoba ditangkap polisi di daerah Riau beserta jajaran. Diketahui dua di antaranya merupakan oknum pegawai negeri sipil atau PNS.

Dari rincian penyelidikan Kepolisian, para tersangka terdiri dari pengguna, kurir, pengedar hingga bandar.

“Riau merupakan wilayah transit di Indonesia maupun Sumatera. Aktivitas penyalahgunaan narkoba harus kita hentikan,” kata Kapolda Riau┬áInspektur Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi di Riau pada┬áMinggu 14 Maret 2021.

Kapolda menjelaskan, jajaran baru saja melakukan operasi antik Lancang Kuning yang berjalan sejak 28 Februari hingga 11 Maret 2021.

BACA JUGA  Tak Disangka Emak-emak di Riau Ini Nyambi Jadi Bandar Sabu

Ratusan tersangka ditangkap oleh satuan jajaran selama lebih kurang 22 hari terakhir. 

Setelah dilakukan kajian diketahui bahwa narkoba berasal dari luar Riau yang masuk melalui perairan di wilayah pesisir Riau kemudian masuk untuk diedarkan. Dalam hal ini, Kepolisian akan terus mempelajari modus tersangka.

“Kita paham, bagaimana aksi para kurir ini bekerja dan kita akan terus berupaya keras mencegah dan melakukan tindakan hukum,” sambung Agung.

Lebih jauh Agung menyampaikan, pemberantasan narkoba gencar dilakukan bukan hanya dalam bentuk operasi khusus melainkan operasi rutin juga tak henti dilaksanakan.

BACA JUGA  Curi Dinamo dan Mesin Bor, Pengangguran di Riau Ini Ditangkap Polisi

Transportasi darat menjadi salah satu yang menjadi sasaran dalam pengawasan. Sehingga dianggap penting untuk dilakukan pemeriksaan kendaraan transportasi umum.

“Ke depan kita harapkan, pemerintah daerah dapat menambah ruang rehabilitasi bagi pengguna narkoba yang saat ini ditangani,” kata dia.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here