Riauhub.com – Oknum Sekretaris Camat di Kota Pekanbaru, Riau, berinisial HS terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Satgas Saber Pungli Polda Riau. Ia ditangkap terkait pungutan liar (pungli) jual-beli tanah di wilayahnya saat menjabat lurah.

“Satgas Saber Pungli telah mengamankan oknum Sekretaris Camat Binawidya inisial HS. Dalam operasi tangkap tangan terkait jual-beli tanah,” terang Ketua Satgas Saber Pungli Polda Riau Kombes Syamsul Huda di Mapolda, Senin (15/3/2021).

Dikatakan Syamsul, HS ditangkap setelah meminta ‘setoran’ saat ada jual-beli tanah. HS meminta Rp 3 juta untuk melancarkan proses jual-beli.

BACA JUGA  Polda Riau Bongkar Sindikat Narkoba, 40 Kg Sabu dan 50 Butir Ekstasi Disita

“Rabu, 10 Maret pukul 14.30 WIB di kantor Camat Binawidya melakukan OTT terhadap pelaku HS ini. Pelaku sebelumnya adalah lurah di Sidomulyo dan itu terjadi saat itu,” katanya.

HS, kata Syamsul, menjabat lurah di Sidomulyo hampir 2 tahun. Selama menjabat, ada 459 penerbitan surat Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah.

“Menjabat sejak Februari 2019 sampai Januari 2021. Total terdapat 459 SKGR, AJB yang dikeluarkan, ini masih terus kita dalami apakah ada diminta setoran yang sama,” imbuh Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Andri Sudarmadi.

BACA JUGA  Siswi Belia di Inhu Riau Lahirkan Bayi Lalu Buang di Jalan, Kok Tega? Ini Pengakuannya

Andri menyebut permintaan uang nilainya bervariasi. Hal ini tergantung luas tanah yang diurus dan lokasi tanah berada.

“Pelaku minta bervariasi, lihat luas tanah dan keberadaannya. Jadi ini saja awalnya minta Rp 500 ribu, naik jadi Rp 3 juta, dan itu diminta langsung oleh pelaku kepada korban,” katanya.

“Sebenarnya pengurusan ini gratis, tetapi oleh pelaku kalau sudah selesai ditahan. Diminta uang, kalau sudah dapat barulah dikasihkan,” katanya.

Atas perbuatannya, HS kini ditahan di Polda Riau. HS dijerat Pasal 12 e UU Tipikor dengan ancaman maksimal 3 tahun.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here