Riauhub.com – Di tengah berbagai kasus pelanggaran hukum yang menimpa oknum polisi belakangan ini, dari kasus penembakan hingga tersangkut narkoba, Brigadir Doni Malindo memberi kesejukan.

Dengan ikhlas, anggota Polri berpangkat Brigadir ini membantu bayi tanpa anus dengan kondisi ekonomi tak mampu untuk menjalani operasi.

Tak hanya mengurus adminstrasi, BPJS hingga surat keterangan lain, anggota Satlantas Polres Inhu ini juga mengantarkan sang bayi dan orangtuanya ke rumah sakit di Kota Pekanbaru untuk berobat.

Piola Juningsih, demikian nama bayi malang yang dilahirkan tanpa anus.

Kondisi bayi asal Desa Sialang Dua Dahan, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) itu menyita perhatian publik.

Bayi yang kini berusia delapan bulan yang lahir tanpa lubang anus itu harus menjalani operasi segera untuk memulihkan kondisinya.

Namun kondisi ekonomi kedua orangtua Piola tidak mampu, hingga di usianya yang ke-8 bulan, Piola belum juga dioperasi.

BACA JUGA  Dinkes Riau Salurkan Ribuan APD dan Masker ke Daerah

Operasi juga harus dilakukan di Kota Pekanbaru. Tentu butuh biaya lebih bagi keluarga tak mampu ini.

Keajaiban terjadi ketika Brigadir Doni Malindo, personil Polisi Lalu Lintas Polres Inhu bertemu dengan kedua orangtua Piola Juningsih.

Brigadir Doni membantu segala keperluan untuk pengobatan sang bayi.

Tak hanya urusan administrasi, Brigadir Doni juga mengantarkan Piola dan kedua orangtuanya ke Kota Pekanbaru untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intensif.

Sebelumnya, mereka mengurus rujukan di RSUD Indrasari Pematang Reba sambil mempersiapkan persiapan keberangkatan untuk oprasi Piola di Rumah Sakit Umum Arifin Achmad di Kota Pekanbaru.

“Saya mendampingi pihak keluarga Piola akan ke Pekanbaru ke Rumah Sakit Arifin Achmad, karena sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit dr Tubagus yang akan melakukan tindakan operasi,” katanya.

Selain membantu mengurus dokumen administrasi, Brigadir Doni Malindo juga sudah membuatkan BPJS Kesehatan untuk bayi Piola.

BACA JUGA  Pekanbaru Mulai Berlakukan Pola Hidup “New Normal”

“Semua tidak terlepas dari dukungan orang lain, Alhamdulilah BPJS sudah aktif dan bisa dipergunakan,’ ujarnya.

” Terimakasih juga kepada organisasi KGI Yakmidin dan kawan-kawan yang sudah terlibat dalam hal ini. Sama-sama kita berdoa agar nanti oprasi berjalan lancar,”tutup Doni Malindo.

Orangtua Piola, Dedi Herfinal dan Sitina tidak bisa berucap banyak terkecuali ucap syukur dan terimakasih kepada Polisi ini serta kepada pihak terkait yang sudah peduli atas kondisi keluarganya.

Karena sudah 8 bulan orang tua melihat derita anaknya yang tidak memiliki lubang anus, akhirnya Allah memberikan jalan pertolongan.

“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan kepada Pak Polisi Doni Malindo, saya tidak bisa membalas semua kebaikan bapak,” ucapnya.

” Terimakasih ya allah, mudah-mudahan semua kebaikan orang dermawan allah yang balas,” ucap Dedi Herfinal alias Paino, ayah Piola.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here