Riauhub.com – Pria berinisial HN (34), tak berkutik saat diamankan tim opsnal Unit Reskrim Polsek Pekanbaru Kota.

Pengusaha travel perjalanan wisata ini, ditangkap terkait aksi penipuan yang dilakukannya.

Korbannya, Devi Susanti yang juga memiliki usaha yang sama dengan pelaku, merugi Rp189 juta.

Dalam aksinya, pelaku memiliki modus menitip jemaah umroh untuk diberangkatkan oleh korban.

“Pelaku ini menitipkan 9 orang jemaah umrah ke korban. Tapi uangnya gak dibayarkan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Pekanbaru Kota, Iptu Budi Winarko, Rabu (24/3/2021) siang.

Lanjut dia, perbuatan pelaku dilakukannya pada awal Maret 2021 lalu.

Awalnya, pelaku menemui korban dan memberikan orderan untuk memberangkatkan 9 orang jemaah umroh ke tanah suci.

BACA JUGA  Gasak Sepeda Motor dan Hp, Pria Bangko Lestari Dibekuk Sat Reskrim Polres Rohil di Pekanbaru

Adapun tarif yang dikenakan ke masing-masing jamaah, yakni Rp23 juta.

Namun saat itu, pelaku tak langsung memberikan uang kepada korban.

Pelaku menjanjikan uang akan disetorkan kepada korban jelang keberangkatan.

“Namun uang belum kunjung disetorkan ke korban. Karena masih percaya, korban tetap memberangkatkan sembilan jamaah umroh tersebut,” ucap Kanit Reskrim.

Disebutkan Budi, sesampainya di Madinah, korban sempat kembali menghubungi pelaku kembali lewat telpon.

Namun lagi-lagi, pelaku mengumbar janji dimana uang akan disetor sepulangnya jamaah umrah ke Pekanbaru.

Tapi ternyata, pelaku berbohong.

Uang tak kunjung disetorkannya kepada korban.

Karena merasa ditipu, korban akhirnya membuat laporan pada 13 Maret 2021 lalu ke kantor polisi.

BACA JUGA  Korban Ditendang Usai Dijambret di Riau, Dua Pelaku Diringkus Polisi

Atas laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan memanggil pelaku.

Setelah dilakukan gelar perkara atas sejumlah alat bukti yang terkumpul, pelaku ditetapkan statusnya sebagai tersangka.

“Uang yang harus disetorkan itu Rp207 juta, tapi karena ada jamaah yang membayarkan langsung kepada korban sebesar Rp18 juta, sehingga kerugian korban Rp189 juta,” jelas Budi.

Ia menambahkan, usaha travel pelaku ini memang bukan untuk perjalanan umroh, melainkan hanya travel wisata.

Sehingga ia mencari rekannya yang lain untuk bisa memberangkatkan jamaah umroh.

“Motifnya karena pelaku ini ada hutang, uang itu dipakai untuk bayar hutang,” tandas Budi.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here