Riauhub.com – Sejumlah kendaraan diputar balik di penyekatan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di wilayah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Salah satu kendaraan yang disekat yakni mobil berstiker ‘bus khusus paket’ yang ternyata berisi para pemudik.

“Ini modus baru untuk mengelabui petugas di pos penyekatan terdapat bus bertulis mobil paket namun saat diperiksa tidak ada paket melainkan penumpang. Jadi langsung kita suruh putar balik,” kata Kepala Pos Jaga Penyekatan Meranti Ipda Wanter Simanungkalit, kepada wartawan Minggu (9/5/2021) malam.

Wanter mengatakan sejak operasi penyekatan dilakukan, pihaknya menemukan ragam modus dan alasan pemudik untuk menerobos penjagaan. Di antaranya ada yang memakai atribut aparat, alasan mengantar orang sakit, hingga urusan pekerjaan tanpa disertai dokumen surat tugas dan keterangan bebas Covid.

BACA JUGA  Gubri Klaim New Normal di Riau Sudah Dibicarakan Dengan Berbagai Pihak

“Kebanyakan kenderaan diputar balik pada malam hari. Karena banyak pemudik yang memilih jalan malam. Kalau hari ini sudah kita putar balik 29 kendaraan,” kata dia.

Mayoritas kendaraan yang diputar balik berasal dari luar daerah ditandai dengan nomor plat kendaraan luar Sumut, seperti Riau, Padang hingga pulau Jawa. Wanter menambahkan setiap kendaraan yang hendak melintas, petugas gabungan meminta pengendara memperlihatkan identitas diri, surat kendaraan bermotor, dan surat jalan.

Adapun enam titik penyekatan di Asahan yakni Pos Meranti yang berbatasan dengan Kabupaten Batu Bara, Pos Bandar Pasir Mandoge yang berbatasan dengan Kabupaten Simalungun, Pos Aek Ledong berbatasan dengan Kabupaten Labuhanbatu Utara, Pos Bandar Pulau berbatasan dengan Kabupaten Toba Samosir, Pos Simpang Empat berbatasa dengan Kota Tanjungbalai, dan Pos Air Joman berbatasan dengan Kota Tanjungbalai.

BACA JUGA  4 Pasien Covid-19 Sembuh di Riau

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here