Riauhub.com – Aksi kriminalitas di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), membuat para warga merasa resah. Salah satunya aksi pencurian, yang merugikan para korban.

Seperti yang terjadi di Jalan Tembok Baru Kecamatan Jakabaring Palembang Sumsel. Beberapa kali, aksi pencurian kerap terjadi di beberapa rumah warga di daerah tersebut.

Namun kali ini, aksi pencurian berhasil terekam kamera CCTV di rumah Andi Salim, Ketua RT 07 di Jalan Tembok Baru Kecamatan Jakabaring Palembang.

Bahkan rekaman CCTV tersebut diposting dan viral di media sosial (medsos). Sehingga memudahkan aparat kepolisian, menciduk pelaku pencurian.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi menuturkan, pelaku berinisial AY berhasil diciduk seusai video CCTV tersebut beredar luas.

“Ada bukti pendukung CCTV di rumah korban dan merekam aksinya. Akhirnya kita bisa mengidentifikasi pelaku. Kita sudah mengamankan pelaku,” katanya, saat menggelar Pers Rilis di Mapolrestabes Palembang, Selasa (1/6/2021).

BACA JUGA  Pura-pura Shalat, Pria di Riau Ini Curi Uang Rp5 Juta dari Kotak Infaq Mushala

Dari hasil interogasi dengan AY, pelaku mengaku mempunyai ilmu belut. Ilmu tersebut dipercaya pelaku, agar aksinya tidak bisa terlihat oleh orang lain.

Karena itulah, beberapa kali AY tidak menggunakan sehelai pakaian pun saat beraksi. Agar gerak-geriknya, tidak terlihat oleh orang. Namun ternyata, ilmu yang dipercaya AY tidak mujarab. Karena aksinya terekam kamera CCTV di rumah korban di Palembang.

Ilmu Belut

“Itu kata dia (ilmu belut). Tidak ada juga ilmu kebal. Memang dia selalu bugil, saat masuk ke rumah korban dan mengambil beberapa barang. Tapi aksinya terekam, saat mencuri di Ilir Barat 1 Palembang,” ungkapnya.

BACA JUGA  Serang Warga di Flyover SKA Pekanbaru, 7 Anggota Geng Motor Ditangkap

Sebelumnya, Andi Salim, korban pencurian AY menuturkan, jika saat pelaku beraksi, memang rumahnya sedang tidak ada orang.

“Saya lagi di Tangga Buntung Palembang. Saat pulang, saya melihat rekaman kamera CCTV dan melihat aksi pelaku,” ungkapnya.

Curi Sepeda

Ditambahkan Ferdi, tetangga korban, pelaku AY mencuri sepeda korban yang diletakkan di rumah korban, pada hari Selasa dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB.

Dia juga melihat, pelaku mondar-mandir di depan rumah pak RT dan langsung memutar. Saat itu, pintu rumah korban memang tidak dikunci.

“Kami menduga, mereka ada komplotan pelaku pencurian. Karena sekitar pukul 05.00 WIB, sudah ramai warga beraktivitas. Tapi kami akhirnya mengetahui ada pencurian, satu jam kemudian,” ungkapnya. 

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini