Riauhub.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mendata nama penerima vaksin COVID-19. Seluruh yang terdata wajib untuk vaksinasi dan akan diberi sanksi jika menolak.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Riau, Chairul Riski mengatakan kewajiban mengikuti vaksinasi ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dalam Rangka Penanggulangan COVID-19.

“Perpres yang ditandatangani Presiden Joko Widodo tersebut memuat sejumlah perubahan aturan, penghapusan aturan, dan penambahan aturan baru yang termuat dalam sejumlah pasal tambahan,” terang Chairul Rizki, Senin (7/6/2021).

Chairul menyebut aturan wajib mengikuti vaksinasi COVID-19 ini ditegaskan dalam Pasal 13A Perpres tersebut. Di mana pada ayat (1) menyebutkan bahwa Kementerian Kesehatan melakukan pendataan dan menetapkan sasaran penerima vaksin COVID-19.

BACA JUGA  Pengamat Pariwisata Riau: Vaksinasi untuk Masyarakat Bisa Dilakukan di Tempat Wisata

Selanjutnya pada ayat (2) berbunyi, setiap orang yang ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin COVID-19 berdasarkan pendataan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib mengikuti vaksinasi COVID19.

“Pada ayat (3) dikecualikan dari kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (2) bagi sasaran penerima vaksin COVID19 yang tidak memenuhi kriteria penerima vaksin COVID-19 sesuai dengan indikasi vaksin COVID-19 yang tersedia,” katanya.

Dalam aturan itu, Chairul mengatakan, penerima yang terdata tidak mau divaksin akan dikenai sanksi. Ada beberapa sanksi tegas yang diberikan mulai dari administrasi hingga penghentian pemberian jaminan sosial.

BACA JUGA  Target Vaksinasi 2.500 Perhari, Kelurahan Sungaisibam Tancap Gas Bersama LPM dan RT-RW

“Sanksi berupa ada penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, penundaan atau penghentian layanan administrasi dan denda,” katanya.

Meskipun demikian, Plt Bupati Indragiri Hulu ini tak menyebut besaran denda bagi yang menolak vaksin. Ia hanya berharap tidak ada yang didenda karena semua untuk kebaikan bersama.

“Kita sedang gencar melakukan vaksinasi. Untuk itu mari sama-sama kita ikut vaksin agar mencapai target pemerintah dalam meningkatkan imunitas guna mencegah penyebaran COVID-19,” katanya.

Sementara bagi masyarakat Riau yang belum terdata sebagai penerima vaksin, disebut bisa ikut vaksinasi. Masyarakat diminta untuk datang ke Puskesmas atau melihat jadwal vaksinasi massal yang ditentukan pemerintah.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here