Kuantan Singingi – Kapolres Kuantan Singingi AKBP Henky Poerwanto mengatakan pihaknya telah menangkap dua pelaku tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban.

Kedua pelaku merupakan suami istri yang berinisial BNZ (27) laki – laki dan perempuan berinisial DL (27). Mereka berasal dari Nias, Sumatra Utara, yang berdomisili di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah.

Mereka melakukan penganiayaan terhadap dua orang masing – masing perempuan ML (13) hingga meninggal dunia dan perempuan AL (11) yang mengalami luka berat dan mengalami patah tulang hidung.

BACA JUGA  Tersangka Pembunuhan Wanita Muda Bersimbah Darah di Riau Dilimpahkan ke Kejari

Setakat ini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Kuansingguna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres AKBP Hengki Poerwanto dalam konfrensi pers yang digelar di Mapolres Selasa, menyebutkan, berdasarkan keterangan dari pelaku DL, perbuatan kekerasan didasari oleh motif dendam terhadap perbuatan ayah korban pada awal tahun 2019 silam.

Saat itu ayah korban telah melakukan pembunuhan terhadap suami pelaku yang tinggal di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah,.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 80 ayat (3) Undang – Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan selama 15 tahun.

BACA JUGA  Mahasiswa Desak Kejati Riau Usut Tuntas Korupsi Jalan di Bengkalis

Namun, karena perbuatan kekerasan telah berlangsung lama, yang mengakibatkan satu orang anak meninggal ML (13) dan satu orang anak mengalami luka berat AL (11) penyidik menambahkan (jo) pasal 64 perbuatan berulang pada KUHP.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here