Tembilahan – Musibah tanah longsor terjadi di Desa Sungai Ambat, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, pada Minggu (27/6/2021).

Tepatnya di Dusun Setia Kawan RT 006 RW 003. Akibat peristiwa itu, dua bangunan rumah warga dan satu bangunan gudang kelapa, amblas terseret permukaan tanah, lalu roboh di tepian sungai. 

Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal. Ia menyebutkan, pasca kejadian, BPBD Provinsi Riau langsung berkoordinasi dengan Kepala BPBD Indragiri Hilir.

BACA JUGA  Nekat Berkebun Saat Hujan Deras, Seorang Pria di Kepri Tewas Tersambar Petir

Kejadian tanah longsor yang terjadi pukul 13.15 WIB siang itu tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kita sudah berkoordinasi dengan BPBD Inhil. Akibat kejadian longsor itu, ada satu gudang kelapa dan dua rumah warga terseret permukaan tanah, kemudian roboh di tepian sungai,” kata Edy Afrizal, Minggu (27/6/2021) malam. 

Edy Afrizal mengungkapkan, bahwa satu unit gudang kelapa tersebut adalah milik Ahmadi.

Sedangkan dua unit rumah lagi masing-masing atas nama M Yani dan M Ridwan.

Masih kata Edy Afrizal, berdasarkan laporan BPBD Inhil, akibat longsor tersebut kerugian materil diperkirakan mencapai Rp250 juta.

BACA JUGA  Depresi Ayahnya Meninggal Dunia, Seorang Anak di Kampar Riau Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya

BPBD Inhil setempat juga sudah turun ke lokasi untuk membantu keluarga yang terkena musibah tanah longsor.

“Kami berharap kawan-kawan BPBD Inhil siaga membantu apa saja yang menjadi dibutuhkan para keluarga korban longsor. Kita dari BPBD Riau siap membantu jika dibutuhkan,” ungkap Edy Afrizal lagi. 

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here