Tembilahan – Terpedaya bujuk rayu pria 29 tahun, emak-emak di Inhil Riau kehilangan uang hingga Rp 32 juta. Apa sih yang dibisikkan pelaku hingga Ibu Rumah Tangga ini tertipu?

“Banyak tabung gas cik, kenapa tidak buka pangkalan gas aja,” itulah awal kata-kata bujuk rayu yang diucapkan RNS kepada RS (40).

Pria berinisial RNS itu menawarkan ibu rumah tangga berinisial RS untuk membuat pangkalan gas dengan dalih bisa mengurus pembuatan izin pangkalan, dengan syarat ada biayanya.

RNS yang merupakan karyawan honorer ini datang menawarkan pembuatan izin pangkalan ke rumah RS di Jalan Kembang, Gang Utama Tembilahan, Kecamatan Tembilahan pada akhir tahun 2020 lalu.

BACA JUGA  Pukul dan Tendang Istrinya, Pria di Riau Ini Diamankan Polisi

RS yang tidak curiga, awalnya memberikan uang sebesar Rp 700 ribu kepada RNS untuk menguruskan izin usaha pangkalan gas yang dimaksud.

Setelah itu RS terus dimintai uang oleh pria berusia 29 tahun itu dengan alasan untuk biaya pengurusan pembuatan pangkalan gas.

Sehingga total uang yang telah diberikan sejumlah Rp 32.246.500.

Namun izin pangkalan gas tidak kunjung didapatkan hingga akhirnya RS mulai sadar dirinya telah menjadi korban penipuan oleh RNS.

Korban akhirnya memilih langkah untuk melaporkan pelaku ke Polres Inhil pada 24 April 2021 lalu.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Paur Humas Ipda Esra membenarkan telah menerima laporan dari korban.

BACA JUGA  Polda Riau Ungkap Penipuan Sembako Rp3,7 Miliar, Pelaku Karyawan Toko

“Ya, korban sudah melapor kepada kami,”ungkap Ipda Esra, Selasa (29/6/21).

“Setelah rangkaian penyelidikan, pada Senin (28/6/2021) Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil berhasil mengamankan pelaku inisial RNS di Jalan H. Arief,” sambungnya.

Selain mengamankan pelaku, Polres Inhil juga mengamankan barang bukti 1 lembar rekap catatan pengambilan uang, 2 lembar print out rekening bank dan 1 lembar screenshot percakapan antara pelaku dan korban.

“Pelaku dikenai pasal 378 KUH Pidana dan diancam pidana maksimal 4 tahun penjara,” papar Ipda Esra.

“Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Inhil untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” imbuh Ipda Esra.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here