Pekanbaru – Mantan perwira Polda Riau, Kompol IZ (55) divonis penjara seumur hidup terkait narkotika.

Terkait vonis itu, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, hukuman itu pantas diberikan kepada IZ.

“Dia ini adalah pengkhianat bangsa. Yang bersangkutan bukan lagi anggota Polri,” ujar Agung dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (2/7/2021).

Agung mengatakan, IZ sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Identifikasi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

Menurut dia, perwira Polri seharusnya menjadi pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.

BACA JUGA  Polisi OTT 2 PNS di Riau Terlibat Pungli Pencairan Dana BLT UMKM

Namun, IZ malah terlibat dalam kasus penyelundupan narkotika.

“Pelaku langsung dipecat dari anggota Polri karena telah mencoreng nama baik institusi Kepolisian Republik Indonesia,” kata Agung.

Diberitakan sebelumnya, Kompol IZ ditangkap saat membawa 16 kilogram sabu.

Pelaku ditangkap di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (23/10/2020).

Petugas terpaksa menembak IZ karena berupaya melarikan diri dengan menggunakan mobil bersama rekannya sesama kurir sabu, yaitu Hendri Winata alias Acoy.

Polisi memberondong mobil pelaku dengan senjata api dan mengenai bagian lengan dan punggung IZ. IZ selamat dan ditangkap polisi.

BACA JUGA  Ditinggal Isteri Mencari Nafkah ke Pekanbaru, Ayah Bejat Ini Tega Gagahi Anak Kandungnya

Kasus IZ bergulir ke meja hijau hingga akhirnya majelis hakim di PN Pekanbaru menjatuhkan vonis penjara seumur hidup.

Majelis hakim menyatakan Imam terbukti bersalah melanggar Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Atas putusan tersebut, tim jaksa dan terdakwa Kompol Imam menyatakan pikir-pikir.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here