Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengerahkan 60 unit ambulans untuk menjemput pasien Covid-19 yang jalani isolasi mandiri (Isoman), Kamis (15/7/2021).

Langkah ini diambil karena banyaknya warga terpapar Covid-19 isoman di rumahnya.

Penjemputan pasien Covid-19 isoman akan dikawal petugas kepolisian. Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, kepolisian siap mendukung dengan pengawalan bagi 60 unit ambulans untuk menjemput pasien.

“Kita menurunkan 220 personel untuk mengawal penjemputan pasien Covid-19 yang isolasi mandiri. Hal ini untuk melancarkan pengawalan dari rumah pasien ke rumah sakit, atau pun tempat isolasi yang disediakan pemerintah,” ujar Agung dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

BACA JUGA  Penambahan 26 Positif Baru di Riau dan 1 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Perwira tinggi bintang dua ini menjelaskan, pengawalan yang dilakukan yakni untuk masing-masing unit ambulans yang diawaki satu orang dokter, dua orang tenaga kesehatan dan driver, serta dikawal oleh petugas dari Ditlantas dan Dit Sabhara Polda Riau.

”Jadi, bersama tim dokter, tenaga kesehatan akan ada pengawalan anggota kita dari Ditlantas dan Sabhara, yang akan serentak menjemput pasien Covid-19 yang isolasi mandiri. Pasien dijemput untuk dibawa ke tempat isolasi terpadu mandiri agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” kata Agung, yang didampingi Wakil Gubernur, Edy Natar Nasution usai pelepasan 60 unit ambulans di Kantor Gubernur Riau.

BACA JUGA  5 Tempat Isolasi Terpusat untuk Pasien Positif Covid-19 di Kota Pekanbaru, Ini Lokasinya

Dia mengatakan, untuk saat ini Riau sedang memperketat pelaksanaan PPKM. Kegiatan tersebut masih terus berlangsung untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

”Keterlibatan Polda Riau sebagai langkah bahwa kita harus bersama-sama menanggulangi Covid-19 di Riau,” tutur Agung.

Selain itu, tujuan menolong masyarakat yang terpapar Covid-19 ini juga sebagaimana langkah penyemangat bagi semuanya.

”Semoga hari ini saudara-saudara kita dapat ditangani dengan baik. Kemudian secara keseluruhan Covid-19 bisa kita tangani juga dengan baik. Apa yang kita lakukan, dicatat oleh Tuhan sebagai amal ibadah,” ucap Agung.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here