Pelalawan – Rahmat Musa (56), tewas diduga tertimpa pohon karet yang ditebangnya di kebun karet milik warga di Kelurahan Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (16/7/2021), saat korban mendapat borongan menebang kayu getah karet di kebun milik warga yang biasa dilakukan untuk dijual kembali sebagai bahan bakar kayu api di kilang batu bata.

Saat menebang pohon tersebut, biasanya korban melakukan pekerjaanya bersama dengan anaknya, namun saat itu ia melalukan penebangan pohon hanya seorang diri dengan menggunakan gergaji mesin.

BACA JUGA  Detik-detik Bocah 4,5 Tahun Tewas Terlindas Mobil di Sumbar Terekam CCTV Milik Masjid

“Namun hingga malam hari berdasarkan keterangan keluarga, korban tak kunjung pulang ke rumah,” ungkap Kasunag Humas Polres Pelalawan, Iptu Edy Haryanto, kepada GoRiau.com.

Namun, lanjut Iptu Edy, hingga hari Sabtu (17/7/2021) pagi, korban tidak kunjung pulang ke rumahnya. Sehingga pihak kekuarga melakukan pencarian terhadap korban di lokasi tempatnya bekerja menumbang pohon di kebun karet milik warga di Kelurahan Rawang Empat.

“Setibanya di lokasi, anak korban mendapati ayahnya telah dalam kondisi tertelungkup dan ditimpa batang pohon karet yang diduga ditebang oleh korban sendiri,” terangnya.

BACA JUGA  Diduga karena Istri Nuntut Cerai, Seorang Suami di Rohil Riau Nekat Bakar Diri

Di lokasi juga didapati gergaji kayu ChainSaw yang digunakan untuk menebang pohon dekat korban. Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Penyebab kematian korban diduga akibat tertimpa batang kayu karet yang ditumbang sendiri oleh korban,” pungkas Iptu Edy, Minggu (18/7/2021).

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here