Dumai – Agnes Sofiani Wau hilang secara misterius di kawasan Bukit Jin, Kota Dumai, Riau.

Sudah lima hari anak perempuan berusia enam tahun itu tidak diketahui keberadaannya.

Upaya pencarian dilakukan Tim SAR Pekanbaru bersama puluhan warga setempat.

Kedua orangtuanya juga ikut mencari dengan petugas dengan menyisir semak belukar dan kebun sawit.

Dalam video yang diterima Kompas.com dari Kepala Seksi (Kasi) Ops SAR Pekanbaru Jacky Chan, ayah kandung korban, Hedarwin Wau (32) berulang kali memanggil-memanggil anaknya.

“Kamu di mana, Nak. Ayo sayang Mamak (ibu) udah nunggu, pulang lagi,” teriak Hedarwin sambil berjalan di tengah semak belukar.

Jacky Chan mengatakan, ayah dan ibu kandung korban memang ikut langsung mencari anaknya.

“Kedua orangtuanya ikut mencari. Mereka memang memanggil-manggil anaknya saat pencarian di kebun sawit dan semak belukar,” kata Jacky Chan kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (23/7/2021).

BACA JUGA  FAKTA di Balik Sayembara Hilangnya Balita Cantik di Riau, Puluhan Juta Hadiah Ditawarkan

Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan bernama Agnes Sofiani Wau (6) hilang secara misterius di Kota Dumai, Riau. Lokasi hilangnya korban bernama kawasan Bukit Jin di depan Bandara Pinang Kampai di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Medang Kampai, Dumai.

Saat ini, korban sedang dilakukan pencarian oleh tim SAR Pekanbaru dan warga setempat.

Kepala Seksi (Kasi) Ops SAR Pekanbaru Jacky Chan saat dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini korban masih dalam pencarian.

“Tim SAR sekarang sedang melakukan penyisiran di dalam kebun sawit dan semak-semak di lokasi hilangnya korban,” ujar Jacky kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (23/7/2021).

BACA JUGA  VIDEO: Mobil Kades di Riau Terbakar di Jembatan TASL Siak, Barang Belanjaannya Ikut Ludes

Dijelaskan Jacky, pada Minggu (18/7/2021), sekitar pukul 17.30 WIB, Agnes pergi bermain ke rumah temannya di dekat timbangan Dinas Perhubungan.

Setelah itu, korban diajak bermain ke Bukit Jin dekat Bandara Pinang Kampar Jalan Soekarno Hatta. Saat bermain di semak-semak, tiba-tiba korban menghilang.

“Menjelang magrib ayahnya bernama Hedarwin Wau (32) pergi mencari anaknya, tapi tidak ditemukan,” kata Jacky.

Merasa khawatir, ayah kandung korban melaporkan ke Polres Dumai untuk mencari anaknya.

Jacky menyebutkan, korban memiliki ciri-ciri kulit putih, rambut lurus pendek, dan tinggi lebih kurang 100 sentimeter.

Pada saat pergi dari rumah, korban mengenakan baju warna merah biru dan celana dalam warna putih.

“Kita berharap semoga korban cepat ditemukan,” tutup Jacky.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here