Pekanbaru – Pemerintah Pusat resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3 dan 2.

Di Pekanbaru, ini merupakan PPKM level 4 tahap ketiga yang berlaku hingga 23 Agustus mendatang.

Nantinya ada aturan terbaru yang disesuaikan dengan level daerah yang telah ditetapkan.

Untuk Provinsi Riau sendiri Pemprov setempat juga akan mengikuti apa yang telah menjadi keputusan pemerintah pusat dalam menjalankan perpanjangan PPKM.

Terkait aturan terbaru selama PPKM Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengaku pihaknya masih menunggu Instruksi Mendagri.

“PPKM sudah diperpanjang sesuai dengan levelnya, kita menunggu Inmendagrinya untuk Provinsi Riau sesuai dengan level Kabupaten Kota yang ditetapkan. Tapi yang jelas saat ini PPKM level 4 dan 3 masih terus berjalan sesuai aturan sampai turunnya Inmendagri,” ujar Mimi Yuliani Nazir, Senin (9/8/2021).

Dijelaskan Mimi, dalam pelaksanaan PPKM di Kota Pekanbaru dan daerah lainnya terjadi penurunan kasus positif Covid-19, terutama dalam positif ratenya perhari.

BACA JUGA  Bertambah 11 Orang Positif Covid-19 di Riau, Berikut Rinciannya

Untuk hari Senin (9/8/2021) terdapat penambahan 784 kasus positif, turun dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Bahkan dalam minggu ke minggu juga terjadi penurunan positif rate.

“Dalam pelaksanaan PPKM kalau dilihat secara postitif rate turun, yang sekarang pun turun samplenya masuk 3.363 sample, berarti 23 kasus positif ratenya sebelumnya 25 sampai 30, untuk perhari dibandingkan hari sebelumnya. Secara secara mingguan juga terakhir 34,4 minggu lalu, sekarang 30 positif ratenya, terjadi penurunan minggu sebelumnya 40,6 persen yang mimggu lalu,” jelas Mimi.

Sementara itu, untuk pasien yang sembuh dan pulang dalam setiap harinya masih fluktuatif, dan disesuaikan dengan jumlah pasien yang telah menjalani isolasi mandiri, baik di tempat pemerintah maupun di tempat sendiri.

BACA JUGA  Walikota Pekanbaru: Pasar dan Rumah Ibadah Masih Sulit Terapkan Aturan PPKM

Dimana sesuai aturannya bagi yang telah menjalani isolasi 10-14 hari dinyatakan sembuh. Termasuk secara keseluruhan tingkat kesembuhan di Riau persentase naik.

“Untuk kesembuhan masih fluktuatif, Kesembuhan ada yang isolasi dari pemerintah dan di rumah. Kalau isolasi memang 10 hari berarti pada kasus 31 Juli yang jumlahnya 1.626 kasus jadi itulah yang isolasi mandiri 80 persen tidak bergejala dan ringan, berarti angka kesembuhan diatas 1.000, ada sekitar 80 persen daripada kasus sebelumnya baik yang di rumah maupun di isoter,” kata Mimi.

“Kalau yang di rumah sakit perawatan penentuan dari dokter penanggungjawabnya secara klinis, melihat kondisi pasien berdasarkan laporan yang masuk dari rumah sakit. Alhamdulillah pasien sembuh ini menaikkan angka persentase kesembuhan menjadi 84,9 persen kemarin, 84,1 naik 0,8 persen,” tambahnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here