Pekanbaru – Riau saat ini memiliki stok 240 ton oksigen gratis untuk pasien Covid-19. Oksigen ini siap didistribusikan ke kabupetan kota.

Kebutuhan oksigen di Provinsi Riau terus mengalami peningkatan. Kondisi ini disebabkan karena angka Covid-19 di Riau setiap harinya selalu tinggi.

Sehingga banyak pasien yang membutuhkan oksigen untuk membantu pernapasan.

Hingga saat ini Pemprov Riau memiliki stok oksigen sebanyak 240 ton.

Oksigen yang siap digunakan kapan saja secara gratis oleh masyarakat dan rumah sakit yang ada di Riau.

Gubernur Riau Syamsuar meminta agar Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk segera melaporkan jika terjadi kekurangan oksigen, khususnya di rumah sakit atau puskesmas.

“Kita hanya memiliki 240 ton oksigen gratis untuk Riau, kita harapkan tidak berlebih permintaan untuk oksigen tersebut,” ujar Syamsuar.

Menurut Syamsuar, kepala daerah harus segera memfasilitasi pengisian oksigen jika terjadi kekosongan.

Saat ini ketersediaan oksigen mendapatkan bantuan liqiud oksigen dari sejumlah perusahaan di Riau

BACA JUGA  Sehari Bertambah 11 Orang Terkonfirmasi Positif, Covid-19 Menggila di Siak

“Jika terjadi penambahan permintaan untuk kebutuhan oksigen bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 dan ketersediaan oksigen gratis tidak mencukupi, maka kemungkinan untuk selanjutnya akan dikenakan biaya,” jelasnya.

Meski begitu, Syamsuar tak ingin pengunaan oksigen dikenakan biaya. Karenanya, dia mengajak semua pihak perlu mengantisipasi penambahan kasus Covid-19 di Riau.

Syamsuar juga telah mengusulkan kepada Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), untuk membantu transportasi laut. Itu dilakukan jika pengiriman oksigen sampai ke daerah kepulauan di Riau.

Sejumlah daerah yang harus menggunakan kapal untuk mengangkut oksigen, seperti di Kepulauan Meranti, Bengkalis, Rupat dan Dumai.

“Sudah kita usulkan kepada Pak Panglima, Semoga bisa untuk membantu kita, terutama bagi warga kita yang di kepulauan,” ujarnya.

Syamsuar berharap fasilitas pengisian oksigen di Riau menjadi perhatian penting untuk mengantisipasi kekurangan oksigen di daerah. Selain itu, pihaknya juga mengaku telah membentuk tim Satgas oksigen yang dipimpin oleh Kepala ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman bersama dinas terkait.

BACA JUGA  Pemprov Riau Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

“Pembentukan tim Satgas oksigen ini gunanya untuk mempercepat penyaluran oksigen. Baik kebutuhan kabupaten dan kota maupun juga kebutuhan rumah sakit,” jelasnya.

Gubri menerangkan, pihaknya bersama pemerintah kabupaten/kota juga telah melakukan evaluasi menyangkut kebutuhan oksigen, termasuk dari mana dan bagaimana mana memperolehnya.

“Kita juga akan mengatur oksigen itu bisa cepat diterima oleh rumah sakit di masing-masing daerah. Mudah-mudahan dengan doa dan kerja kita bersama, kita dapat mengendalikan Covid-19 di Provinsi Riau,” kata Gubri Syamsuar berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Sepeti diketahui, dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Riau, selain membentuk Satgas Penanganan Oksigen, Pemprov Riau bersama instansi terkait juga akan kembali melakukan penyekatan di wilayah-wilayah perbatasan untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here