Pekanbaru – Pemerintah sudah memastikan PPKM level 4 masih beraku di Kota Pekanbaru.

Perpanjangan PPKM level 4 Pekanbaru berlaku hingga tanggal 30 Agustus 2021.

Meski demikian ada kelonggaran yang akan diberlakukan terkait dengan operasional pusat perbelanjaan.

Artinya warga Pekanbaru masih bisa mengakses pusat perbelanjaan dengan beberapa syarat.

Seperti diketahui bahwa beberapa kabupaten kota di Provinsi Riau mengalami perubahan terkait pemberlakukan PPKM.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengungkapkan, tiga daerah di Riau yang sebelumnya menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 kini sudah turun level ke level 3.

Tiga daerah yang dimaksud adalah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Siak dan Kota Dumai.

“Tiga daerah itu sekarang sudah turun ke level 3, tinggal Pekanbaru saja lagi yang masih level 4,” kata Gubri Syamsuar, Senin (23/8/2021).

Terkait PPKM level 4 Kota Pekanbaru, para pengelola pusat perbelanjaan berharap ada kelonggaran para PPKM level 4 di Kota Pekanbaru yang akan berlanjut hingga akhir bulan ini.

Para pengelola berharap bisa beroperasi kembali karena ada sejumlah kelonggaran dalam PPKM level 4 lanjutan di luar Jawa dan Bali.

BACA JUGA  Demo Omnibus Law Pekanbaru Rusuh, Puluhan Mahasiswa Luka-Luka dan Pingsan

Satu poin yakni mal atau pusat perbelanjaan bisa beroperasi. Pengelola bisa buka hingga pukul 20.00 WIB.

Namun pengelola hanya bisa menggunakan 50 persen kapasitas.

Para pengunjung juga wajib mengenakan masker.

Mereka mesti menunjukan sertifikat vaksin menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Riau, Rienty Masriel mengaku lega dengan kebijakan ini.

“Kami sangat berharap bisa beraktivitas kembali,” terangnya saat menghadiri rapat evaluasi PPKM level 4 tahap 3, Senin (23/8/2021) petang

Mereka juga berharap nantinya bisa beraktivitas kembali walau dengan sejumlah pengetatan. Ia menyadari bahwa selama satu bulan ini aktivitas pusat perbelanjaan vakum.

“Kita sangat berharap, semoga aktivitas bisa berjalan di pusat perbelanjaan,” terangnya.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus menyebut bahwa pemerintah pusat memberi kelonggaran agar ekonomi bisa bgerak.

Namun ia belum memastikan penerapannya di Kota Pekanbaru.

“Ada kelonggaran untuk sektor ekonomi, kita mengacu pada kebijakan pemerintah pusat,” jelasnya.

Pedagang di STC Ingin Bisa Berjualan Lagi

Sebelumnya, para pedagang di pusat perbelanjaan modern tidak beroperasi selama PPKM level 4. Kondisi ini karena pembatasan juga meliputi pusat perbelanjaan modern.

BACA JUGA  Sampah Menumpuk, Walikota Pekanbaru Ungkit DLHK Tak Tanggap soal Lelang

Satu lokasi yang terdampak yakni Sukaramai Trade Centre (STC). Para pemilik kios sudah berminggu-minggu tidak berdagang.

Pimpinan Cabang PT. Makmur Papan Permata, Suryanto mengatakan bahwa para pedagang terpaksa tidak berjualan selama PPKM level 4.

Apalagi mayoritas pasar modern itu menjual produk fashion.

Ada 1.200 pedagang menghentikan aktivitas selama PPKM level 4.

“Para pedagang tidak beraktivitas selama PPKM level 4, kita prihatin dengan kondisi ini,” terangnya, Minggu (22/8/2021).

Suryanto tidak menampik para pedagang sempat melayangkan protes dengan kondisi tersebut.

Apalagi banyak pedagang yang menyewa di areal STC menggantungkan hidup dari berjualan.

“Mereka ingin bisa berjualan lagi, mereka berharap ada kebijakan bagi mereka,” ujarnya

Kegiatan pada pusat perbelanjaan, mal atau pusat perdagangan memang tutup sementara selama PPKM level 4 tahap 3.

Ada pengecualian untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan.

Operasionalnya terbatas hingga pukul 20.00 WIB. Sedangkan kapasitas pengunjung 50 persen dan untuk restoran hanya menerima layanan delivery.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here