Kampar – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi destinasi wisata Puncak Kompe di Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (12/9/2021).

Kunjungan Sandiaga ini setelah Desa Koto Masjid masuk 50 besar nominasi Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021.

Sandiaga tertarik berkunjung, karena Desa Koto Masjid memiliki banyak destinasi wisata.

Misalnya Kampung Patin, di mana mayoritas warga memiliki kolam ikan patin di pekarangan rumahnya.

Ikan patin bahkan diolah menjadi berbagai produk makanan khas Kabupaten Kampar.

Ada kerupuk kulit ikan patin, nugget, abon, bakso dan sebagainya.

Selain itu, ada wisata alam Puncak Kompe, Lembah Aman, dan Sungai Gagak.

Warga mengelola destinasi wisata ini dengan membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan didukung pemerintah melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten dan provinsi.

Sandiaga Uno mengaku bangga dengan destinasi wisata yang dimiliki Desa Koto Masjid.

“Alhamdulillah, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, tanah kelahiran saya masuk 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia,” ucap Sandiaga kepada wartawan saat konferensi pers di obyek wisata Puncak Kompe, Minggu.

BACA JUGA  KemenPUPR Lanjutkan Program Kota Pusaka Siak Sri Inderapura

Menurut Sandiaga, ini adalah simbol kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Ia berharap, kreatifitas warga Desa Koto Masjid ini juga semakin membuka peluang untuk mencintai destinasi-destinasi wisata di Riau.

Sebab, menurut Sandiaga, obyek wisata Puncak Kompe tak kalah menarik dengan Raja Ampat di Papua.

Mirip Raja Ampat

Pemandangan dari Puncak Kompe memperlihatkan waduk PLTA Koto Panjang yang membentuk pulau-pulau kecil, yang sekilas mirip panorama Raja Ampat.

“Tidak perlu ke luar negeri, karena kecintaan terhadap destinasi wisata kita. Kalau kangen ke Raja Ampat, ke Kampar saja. Nanti kita juga akan umumkan nama baru spot (Puncak Kompe) ini. Apakah namanya Raja Lima, nanti kita diskusikan dulu, karena destinasi wisata ini sensasi yang luar biasa,” kata pria kelahiran Rumbai, Kota Pekanbaru ini.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan bahwa Provinsi Riau memiliki banyak destinasi wisata.

BACA JUGA  Lestarikan Tradisi, Pokdarwis Anjuongan Mato Perkenalkan Manggelek Tobu

Ia menyebutkan beberapa di antaranya, yakni Sungai Subayang, Ombak Bono, Candi Muara Takus, dan termasuk Puncak Kompe.

“Wisata alam di Kampar sangat banyak. Belum lagi di kabupaten lainnya. Pak Menteri (Sandiaga) harus ke sana,” ujar Syamsuar.

Syamsuar juga berharap, Menparekraf memberikan dukungan demi mengembangkan desa-desa wisata yang ada di Riau.

Ia berharap, keindahan alam Riau menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Karena itu, kami harap Pak Menteri sebagai putra terbaik Provinsi Riau dapat membawa kesejahteraan untuk masyarakat Riau, khususnya dalam rangka pembangunan pariwisata yang ada di Indonesia,” kata Syamsuar.

Kunjungan Sandiaga Uno ke desa wisata Koto Masjid, Kabupaten Kampar, disambut antusias oleh warga setempat.

Jumlah warga terpaksa dibatasi untuk menerapkan protokol kesehatan.

Selain menikmati keindahan alam dari Puncak Kompe, Sandiaga juga melihat berbagai produk makanan khas Kabupaten Kampar yang diolah dari ikan patin.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here