Pekanbaru – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru berhasil menggagalkan percobaan pelarian satu orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berinisial S, Jumat (24/9/2021).

Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, M. Lukman mengatakan, S mencoba memanjat pagar pembatas di area depan dan memasuki area steril tanpa menggunakan alat apapun.

“Dengan sigap, petugas pos atas 3 langsung melihat yang bersangkutan dan melaporkan kejadian melalui HT kepada Kepala Regu Pengamanan dan diteruskan kepada Kepala Kesatuan Pengaman Rutan (KPR),” ujar Lukman, Sabtu (25/9/2021).

BACA JUGA  Dalam 2 Pekan, Polisi Berhasil Tangkap 363 Tersangka Narkoba di Riau

Kepala KPR dan jajaran langsung melakukan pengamanan ke area steril dalam Rutan dan mengamankan blok lingkungan sekitar. Petugas mengamankan S yang sedang bersembunyi di dalam parit area steril.

Selain dilakukan pemeriksaan (BAP) kepada S, juga dilakukan pemeriksaan psikologis oleh petugas psikolog Rutan Pekanbaru dengan instrumen observasi dan wawancara secara mendalam.

“Yang bersangkutan dalam kondisi sehat secara jasmani. Namun, secara psikologis ada gangguan stres yang distimulasi oleh memimpikan keluarga secara terus menerus selama 1 minggu,” ujar Lukman.

Dikarenakan, memimpikan keluarga secara terus menerus, membuat S nekat kabur melarikan diri dari Rutan Kelas I Pekanbaru.

BACA JUGA  Pria Tanpa Busana Terekam Kamera CCTV Saat Mencuri di Palembang Sumsel

“S merupakan WBP terjerat kasus pencurian dengan vonis 1 tahun 2 bulan dengan sisa pidana 6 bulan,” tukasnya.

Atas percobaan pelarian tersebut akan dimungkinkan S mendapatkan hukuman internal berupa tutupan sunyi atau pengasingan sel selama 6 hari dan yang bersangkutan tidak akan mendapatkan hak-hak integrasi sosial berupa asimilasi, remisi, ataupun cuti bersyarat.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here