Pekanbaru – Badan Narkotka Nasional Provinsi (BNNP) Riau menangkap seorang perempuan berinisial SJ (29). Dari tangan oknum Aparatur Negeri Negara (ASN) di Provinsi Riau itu diamankan 113 bloter narkotika berbentuk perangko.

Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Robinson DP Siregar, mengatakan, penangkapan bermula dari informasi terkait adanya pengiriman narkotika jenis baru berbentuk perangko melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan bersama dengan petugas
Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II, dan ditemukan 58 bloter narkotika.

Menurut Robinson, barang haram itu akan dikirim melalui jasa ekspedisi dan terdeteksi X-Ray di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Tim melakukan pengembangan dan melacak pengirim barang.

BACA JUGA  Terbukti Korupsi Proyek Ruang Pertemuan Hotel, Mantan Kadis di Kuansing Riau Ini Divonis 7 Tahun Penjara

“Pelaku seorang wanita inisial SJ, pekerjaan pegawai negeri. Barang buktinya diamankan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru,” ujar Robinson, Selasa (5/10/2021).

Robinson menjelaskan, SJ ditangkap saat sedang mengirim paket buku yang berisi narkoba perangko tersebut sebanyak 9 bloter. Dia mengirimnya melalui melalui kantor ekspedisi di Jalan Senapelan, Kota Pekanbaru.

Petugas melakukan penggeledahan di kamar kos pelaku, dan ditemukan 46 bloter narkotika dalam bentuk perangko. “Jadi total seluruhnya sebanyak 113 bloter,” kata Robinson.

Robinson menjelaskan, narkoba berbentuk prangko ini kandungannya Bromo Dimetoksifenil 2-CB. Untuk transaksi, SJ pakai alat pembayaran cryptocurrency atau bitcoin,” kata Robinson.

BACA JUGA  Pelaku Pelecehan Anak di Masjid Akui Ketagihan Film Dewasa

SJ memasarkan narkotika jenis baru itu menggunakan media sosial oleh SJ. Pelaku sudah mengirim narkotika ini sebanyak 15 kali ke beberapa daerah di Indonesia,

Bromo Dimetoksifenil 2-CB atau LSD yang berhasil diungkap oleh BNN Riau merupakan narkotika jenis baru yang jarang ditemukan.
Narkotika jenis ini punya efek halusinasi tinggi dan dapat merusak otak.

“Narkotika ini efeknya luar biasa. Bisa mengakibatkan halusinasi tinggi dan gangguan kerusakan permanen pada otak. Kalau untuk laki-laki berdampak pada vitalitas,” jelas Robinson.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here