Kampar – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali menangkap seorang pelaku narkoba di wilayah Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau pada Senin (11/10/2021) malam.

Tersangka kasus penyalahgunaan narkotika yang diamankan aparat kepolisian ini adalah PA alias UD (37) warga Desa Sekijang.

Dari pelaku ditemukan barang bukti 1 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, sebuah kotak rokok merk gudang garam dan 2 unit handpone yang digunakan pelaku.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Senin (11/10/2021) sekira pukul 20.00 Wib, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar tengah melakukan penyelidikan terkait maraknya penyalagunaan dan peredaran narkotika jenis Sabu-sabu di wilayah Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir.

BACA JUGA  Nyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Bandar Sabu di Riau, Segini Barang Buktinya

Dari hasil penyelidikan tim mengamankan seorang yang dicurigai sebagai pengedar narkoba, yaitu PA alias UD warga Desa Sekijang, selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan terhadapnya.

Dari penggeledahan itu ditemukan barang bukti 1 paket narkotika jenis Sabu-sabu terbungkus plastik bening, yang diletakkan dalam kotak rokok merek Gudang Garam Surya pada kantong celananya.

Saat diinterogasi, tersangka PA ini mengakui bahwa narkotika jenis Sabu-sabu tersebut adalah miliknya yang diperolehnya dari BU (dalam lidik), selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA  Tergiur Upah Rp20 Juta, Nekad Simpan 17 Kg Sabu di Rumahnya, Pria di Riau Ini Dibekuk Polisi

Kapolres Kampar, AKBP Rido Rolly Parsaoran Purba SIK MH melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini, disampaikan bahwa dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine.

“Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) junto pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun,” jelasnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here