Indragiri Hilir – Remaja di Indragiri Hilir (Inhil), Riau, tewas diterkam harimau sumatera di area perkebunan kayu akasia. Korban yang merupakan anak pekerja kebun diterkam harimau saat menginap di perkebunan.

Informasi diterima detikcom, korban tewas diterkam harimau pada Minggu (31/10/2021) dini hari. Saat itu, korban dan orang tuanya menginap di lokasi yang sedang dilakukan aktivitas penanaman.

Di tengah gelap gulita sekitar pukul 00.05 WIB ibu korban mendengar jeritan minta tolong dari anaknya yang tidur di dalam camp. Mendengar jeritan itu, ibu korban terbangun dan samar-samar melihat sang anak diseret ke luar camp.

Selanjutnya, ibu korban keluar dari pondok kerja. Namun anaknya tak terlihat karena kondisi gelap gulita.

BACA JUGA  Ada Jejak 2 Harimau di Lokasi Pria Tewas Mengenaskan di Dumai Riau

“Ibu korban masuk ke dalam pondok untuk mengambil lampu senter untuk mencari korban. Selanjutnya ibu korban melihat anaknya tergeletak sekitar 60 meter dari camp,” terang Kepala Bidang Teknis Balai BKSDA Riau, Mahfud, Rabu (2/11).

aat didekati, terlihat korban sudah tidak bergerak dan berlumuran darah. Terlihat korban sudah meninggal dunia, terdapat banyak bekas luka cakaran dan gigitan di bagian kepala dan tengkuk korban.

Melihat kondisi anaknya tewas, ibu korban meminta tolong ke camp tenaga kerja yang dekat dengan lokasi. Sebab, ayah korban saat itu tidak berada di camp dan sedang belanja keperluan untuk di lokasi kerja.

BACA JUGA  Tabrakan Maut Truk vs Bus Karyawan di Jalintim Riau, Satu Orang Tewas

“Tidak berapa lama kemudian tenaga kerja yang berada di dekat lokasi menghubungi keluarga korban yang berada di lokasi PT Bina Duta Laksana. Selanjutnya, dihubungi sekuriti perusahaan,” katanya.

Selanjutnya, mayat korban dievakuasi ke pos terdekat. Sementara hasil identifikasi di lokasi diduga kuat korban tewas akibat diterkam harimau Sumatera dan banyak jejak ditemukan di lokasi.

“Hasil diagnosis awal kematian disebabkan gigitan binatang buas. Hasil investigasi di lokasi tim menemukan bekas cakaran di dinding pondok kerja yang terbuat dari plastik terpal dan jejak yang diduga adalah jejak satwa liar harimau Sumatera,” imbuh Mahfud.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here