Pekanbaru – Manajemen Angkasa Pura 2 Bandara SSK II Pekanbaru mengundang Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Association Of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Riau, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau, Indonesian Hotel General Manager Assosiation (IHGMA)Riau, Manager of Airport Operation & Service – PT. AP2, Manager of Finnance & Human Resources – PT. AP2, Asst. Manager of Airside Operation – PT. AP2, Asst. Manager of Terminal & Landside Service – PT. AP2, upaya peningkatan traffic penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Pertemuan bertempat di Indiena Coffee Jl. Kharudin Nasution pada hari kamis (4/11/2021).

Yogi Prastyo Suwandi selaku Executive General Manager (EGM) Angkasa Pura 2 Bandara SSK II (AP2 SSK II) Pekanbaru mengatakan perlunya pelaku pariwisata yakni Dinas Pariwisata, Hotel, Travel Agent dan Airline bersinergi dan saling berkoordinasi.

“Kami dari Bandara, saat pertemuan ini bersama Pelaku Pariwisata, dari Dinas Pariwisata, Hotel , Travel Agent serta dari Airlines, semoga masing-masing kita dapat memberikan informasi, sehingga informasinya dapat direalisasikan, karena dengan bersinegi ini kita bisa wujudkan semuanya. Pandemi membuat kita lebih longgar jarang bersilaturahmi,untuk itu kami lakukan pertemuan ini,” Kata Yogi Prastyo Suwandi.

“Begitu juga program dari kantor pusat kami harus berkoordinasi. Alhamdulillah, Pekanbaru ini termasuk trafic-nya ramai, tapi kalau trafic-nya yang agak kurang seperti Banyuwangi, Tanjung Pandan, ataupun Bandung, peran dari ASITA, PHRI dan IHGMA itu sangat penting, jadi bagaimana nge-push dari ASITA dengan Dinas Pariwisata ke owner-nya airlines, karena memang terkadang decision maker (pengambil keputusan) biasanya ke pusat untuk rute baru dan lain sebagainya, apalagi jika yang menandatangani permintaan rute tersebut dari Kepala Daerah, biasanya bisa direalisasikan,” Kata GM AP2 SSK II Pekanbaru ini.

BACA JUGA  1000 Pelaku Usaha Pariwisata Terima Dana Hibah dari Pusat, ASITA: Jangan Sampai Double Penerima

Sementara dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, yang saat ini diwakili oleh Sekertaris Disbudpar Kota Pekanbaru mengatakan Dinas Pariwisata membutuhkan data kunjungan wisatawan dari ASITA, PHRI, IGHMA untuk bisa membuat permohonan pembukaan rute baru ke maskapai.

“Situasi terkini tentu kita berharap segera pulih dan segera normal, dan dapat meningkat kunjungan melalui Bandara SSK II, harapan dari Manajemen AP2 SSK II bahwa administrasi yang bisa kita teruskan ke pihak Penerbangan tentang membuka rute baru ke/dari SSK II Pekanbaru, kami dari Dinas Pariwisata membutuhkan data dari ASITA, PHRI, IGHMA, penerbangan serta manajemen AP2 SSK II, sehingga berdasarkan data ini diberikan ke Pemerintah Kota Pekanbaru, untuk mengirimkan Surat ke pihak pimpinan airlines-airlines permohonan membuka rute baru,” Cakap Bang Yayan sapaan akrab para pegiat pariwisata ke beliau.

BACA JUGA  Pulihkan Pariwisata, ASITA Riau Gandeng Smiling West Java Gelar Table Top dan Gala Dinner

Dede Firmansyah sebagai Plt. Ketua DPD ASITA Riau menyambut baik kebijakan pemerintah yang akan membuka rute baru ataupun rute lama diaktifkan kembali.

“Kami dari ASITA Riau, tentu menyambut baik kebijakan pemerintah yang memudahkan wisatawan untuk berkunjung ke Kota-kota Indonesia, khususnya ke Provinsi Riau melalui Bandara Sultan Syarif Kasin II, mulai menghapus test PCR bagi perjalanan yang mengunakan pesawat serta mengurangi masa karantina yang hanya 3 hari bagi penumpang pesawat dari luar negeri, hal ini berita membahagiakan bagi tours & travel sehingga ini adalah angin segar untuk membangkitakan kembali dunia usaha pariwisata, setelah hampir 2 tahun masa pandemi COVID-19 yang di “belenggu” oleh PPKM, “Ungkap Dede.

“Informasi buka rute baru ataupun rute lama di aktifkan kembali, ini hal membahagiakan juga bagi kami sehingga semakin bertambah volume wisatawan pergi ke/dari Riau melalui SSK II Pekanbaru, ASITA Riau mengupayakan meyakinkan kepada Pemerintah Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Riau bahwa wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara sangat antusias untuk berwisata kembali ke Riau karena sudah bertambah banyaknya titik spot destinasi wisata di Provinsi Riau,” Pungkas Dede.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here