Rokan Hilir – Seorang ibu di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) syok saat membaca chat di hp anak gadisnya. Sang ibu pun langsung mencecar remaja 15 tahun itu, fakta yang dibeberkan sang anak bikin dia berang hingga melapor ke polisi.

Anak gadis menceritakan bajunya telah dilucuti di kebun sawit dan dirinya dinodai oleh pria yang berusia 22 tahun.

Tak terima, sang ibupun melaporkan ke polisi.

Anggota Polsek Pujud Polres Rohil langsung bergerak amankan pelaku pencabulan anak di bawah umur tersebut di Kecamatan Tanjung Medan.

Pelaku berinisial P Bin Ramli (22) berhasil diamankan setelah aparat desa dan orang tua korban membawanya ke kantor polisi.

Demikian disampaikan Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kasubbag Humas Polres Rokan Hilir AKP Juliandi SH.

Juliandi mengatakan, pelaku P bin Ramli diduga telah melakukan tindak pidana cabul terhadap anak di bawah umur.

BACA JUGA  Orangtua Sedang Tak di Rumah, Remaja 17 Tahun di Riau Lakukan Asusila dengan Pacar

Pelaku berhasil diamankan setelah dibawa orang tua korban dan aparat desa kepolisi pada Minggu, (7/11/2021).

“Kasus ini berawal dari laporan RN (36) selaku ibu kandung dari korban UH (15). Kejadian pada Minggu (7/11/2021) sekira pukul 09.00 WIB saat itu pelapor merasa curiga setelah mengecek isi chattingan handphone milik anaknya yang akan janjian jumpa dengan seseorang lelaki.” terang AKP Juliandi Rabu (10/11/2021).

Dijelaskannya, ibu korban menanyakan kembali kepada anaknya dan seketika itu anaknya mengakui.

Sang anak menceritakan,pada Sabtu (6/11/2021) sekira pukul 20.30 WIB, dia diajak pelaku ke lahan kebun kelapa sawit milik warga yang berada di Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rohil.

Dari keterangan korban kepada ibu kandungnya, bahwa korban telah dicabuli kepada pelaku saat berada di kebun sawit milik warga.

Setelah mendengar pengakuan dari anaknya, pelapor langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa.

BACA JUGA  Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Riau, Barang Bukti dari Sabu, Timbangan Hingga Uang Jutaan

Dari laporan orang tua korban kepada aparat desa tersebut, akhirnya dilakukan pencarian terhadap pelaku dan berhasil diamankan.

Ketika diamankan, pelaku mengakui telah mencabuli korban.

Selanjutnya, pelaku langsung dibawa ke Polsek Pujud keesokan harinya.

Hasil interogasi terhadap pelaku di kantor polisi, bahwa benar telah melakukan pencabulan dan perbuatan bejatnya kepada korban.

Terhadap pelaku dilakukan penangkapan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu, 1 unit handphone merk Vivo Y12 warna merah.

Satu unit handphone merk samsung Galaxy J4, 1 helai baju tidur lengan pendek warna hijau tosca, 1 helai celana tidur panjang warna hijau.

Satu helai celana dalam warna cream, 1 helai kaos dalam warna cream, dan 1 unit sepeda motor merk Yamaha V-ixion warna hijau tanpa nomor polisi turut diamankan.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here