Pekanbaru – Pengakuan diri sendiri sebagai Ketua DPD Asita Riau oleh Julfiyanto dipastikan ilegal atau cacat hukum. Dengan kata lain, semua kegiatan yang dilaksanakan tidak berdasar dan akan sangat berpotensi melanggar hukum.

“Saya dapat pastikan bahwa saudara Julfiyanto bukan Ketua Asita Riau lagi, bahkan sebagai anggota Asita juga diragukan. Jadi, semua aktivitas saudara Julfiyanto atas nama ketua batal dan cacat. Ini sangat merugikan organisasi maupun anggota,” ujar Dede Firmansyah Plt DPD Asita Riau kepada pers, Jumat (19/11/2021).

Dede menerangkan, saudara Julfiyanto dilantik dan mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Ketua Umum (Ketu
m) DPP Asita Nunung Rusmiati. Lalu saat ini, Surat Keputusannya tidak berlaku lagi karena Ketua Umum DPP Asita telah menerbitkan SK Baru (Plt) Ketua Asita Riau, dalam hal ini ditujukan kepada Dede Firmansyah.

BACA JUGA  Pekanbaru Asik Tour 3D2N

Lebih lanjut dijelaskan Dede, pemberhentian saudara Julfiyanto dan penunjukkan Plt Ketua DPD Asita Riau juga disebabkan saudara Julfiyanto secara terbuka menyatakan pindah ke organisasi lain yang Ketumnya bukan Nunung Rusmiati.

“Begini teman – teman kenapa pengakuan saudara Julfiyanto sebagai Ketua Asita Riau saya katakan ilegal. Dia dilantik dan di SK-kan oleh Ketum DPP Bu Nunung Rusmiati. Lalu menyatakan pindah ke tempat lain (organisasi lain) dengan Ketum yang berbeda, atau pindah rumah. Maka Ketum DPP Bu Nunung mengeluarkan SK baru untuk penggantinya. Pertanyaannya, apa dia masih ketua juga? Logikanya dimana? Mengerti organisasi tidak? Masa masih mengaku juga sebagai Ketua Asita Riau. Jangan mempermalukan diri saudaraku,” ungkap Dede Firmansyah.

Menurut Dede Firmansyah, akan sangat bijaksana dan kesatria bila saudara Julfiyanto dengan besar hati menyerahkan apa yang diterimanya saat dilantik sebagai Ketua DPD Asita Riau. Apa yang diterima, harus dikembalikan lagi seutuhnya karena dia tidak lagi sebagai Ketua DPD Asita Riau.

BACA JUGA  Ketua Asita Riau yang lama Mundur, DPP ASITA Segera Tunjuk Plt Ketua

“Dulu di SK-kan oleh ketum Bu Nunung Rusmiati. Dilakukan serah terima seutuhnya. Sekarang dia mengaku tidak lagi bersama Bu Ketum Nunung Rusmiati yang telah memberi SK, maka seharusnya dia mengembalikan semua apa yang diterima. Jadilah ksatria, jangan berbelit – belit. Mengertilah bagaimana berorganisasi wahai saudaraku,” sebut Dede.

Dede menambahkan, dirinya hanya ingin organisasi Asita Riau dapat berjalan dengan sangat baik dengan landasaran hukum yang benar. “Saya tidak peduli siapapun Ketuanya nanti. Namun landasannya harus benar, diakui secara hukum. Jangan bertindak sesuka hatinya. Saya hanya ingin organisasi ini besar,” tegas Dede. (*)

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here