Rokan Hilir – Jebak tersangka sabu dengan nyamar jadi pembeli, polisi bongkar peredaran sabu di Rohil.

Polres Rokan Hilir (Rohil) menangkap dua orang pria, yang diduga sebagai pengedar sabu-sabu.

Dua pria yang ditangkap itu adalah DS alias Dod (24) warga Jalan Mansoerdin dan RS alias Iyot (34) warga Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Sidinginan, Kecamatan Tanah Putih.

Penangkapan berawal adanya informasi dari tokoh masyarakat Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih tentang maraknya peredaran narkotika jenis sabu-sabu.

Bahkan peredaran sabu sudah sampai ke pelosok desa dengan sasaran lapisan masyarakat hingga anak sekolah.

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum menyebutkan, bahwa kedua tersangka ini ditangkap di lokasi yang berbeda pada Selasa (23/11/2021) kemarin.

Penangkapan ini bermula adanya informasi dari masyarakat serta atas perintah Kapolres Rokan Hilir, AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK kepada Kasat Narkoba Polres Rohil, Iptu Noki Loviko SH MH.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, tim opsnal sat narkoba menemukan identitas orang yang dicurigai sebagai pengedar.

Selanjutnya, untuk memancing terduga, maka tim opsnal sat narkoba menyamar sebagai pembeli atau undercover buy.

Dari hasil undercover buy tersebut, akhirnya disepakati bahwa akan dilakukan transaksi di Jalan Tuanku Tambusai, Gang Buntu Simpang Indomaret, Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih.

BACA JUGA  Aksi Pedofil WN Prancis: Setubuhi dan Rekam Video Ratusan Anak

Setelah melakukan transaksi terhadap seseorang yang dicurigai sebagai pengedar narkotika jenis sabu, kemudian tim opsnal berhasil mengamankan tersangka.

Namun, pada saat dilakukan penggeledahan tersangka yang mengaku bernama DS sempat membuang barang bukti.

Barang yang diduga narkotika jenis sabu itu dilempar ke halaman rumah warga dengan maksud untuk menghilangkan barang bukti.

Setelah dilakukan pencarian, akhirnya tim opsnal menemukan barang bukti yang dibuang oleh tersangka yang juga diakui tersangka adalah miliknya.

Kemudian, tim opsnal juga melakukan penggeledahan terhadap sepeda motor yang dikendarai oleh tersangka DS, namun tidak ditemukan barang bukti tambahan.

Kepada petugas, DS mengaku bahwa barang bukti berupa sabu-sabu tersebut diperoleh dari temannya yang bernama RS dengan maksud dijual kembali.

Selanjutnya, tim opsnal melakukan pengembangan terhadap tersangka RS hingga akhirnya didapatkan informasi bahwa saat itu dirinya sedang berada di Jalan Yahyadin di kebun karet dekat Kantor Camat Tanah Putih.

Berbekal informasi itu, Kasat Narkoba Polres Rokan Hilir langsung memerintahkan tim opsnal untuk memastikan keberadaan pelaku dengan mendatangi lokasi yang dimaksud.

Sekitar pukul 13.30 WIB, Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Rohil akhirnya berhasil mengamankan seorang laki-laki yang mengaku bernama RS di kebun karet dekat kantor Camat Tanah Putih, tepatnya di Jalan Yahyadin.

BACA JUGA  Baca Chat di HP Anak Gadisnya, Ibu di Riau Ini Syok, Pria 22 Tahun Cabuli Sang Remaja di Kebun Sawit

Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap terlapor, ditemukan satu buah kotak rokok berisikan 2 bungkus plastik butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu.

Selain itu juga diamankan satu buah gunting, satu buah pipet, satu unit handphone Android merk Oppo warna biru.

Selain itu, satu unit handphone merk Nokia warna hitam, satu unit Honda Beat warna merah putih dengan nomor polisi BM 4181 WO, serta uang sejumlah Rp 1,2 juta.

“Saat ditanyakan, tersangka mengakui bahwa 2 bungkus narkotika jenis sabu-sabu itu adalah miliknya,” jelas Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik melalui Kasubag Humas AKP Juliandi SH.

Dari tes urine tersangka, lanjut Kasubag Humas lagi didapati positif Ampethamine.

“Terhadap kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 Jo Pasal 112 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,” terang Juliandi.

Dalam kesempatan itu dirinya juga mengucapkan rasa terimakasih kepada warga masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas kepolisian.

” Terimakasih kepada tokoh masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kita. Hal ini sangat diperlukan guna memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hilir,” pungkas Juliandi.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here