Pekanbaru – Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Syahril Abubakar berharap Menteri BUMN, Erick Tohir mengerahkan program Corporate Social Responsibility (CSR) juga untuk masyarakat adat khusunya di Riau. 

Hal itu disampaikan Syahril saat menerima kunjungan Menteri BUMN ke LAM Riau, Jumat (26/11/22), di Pekanbaru. 

Dengan beberapa program CSR yang difokuskan, Syahril berharap ada program BUMN yang dijuruskan juga untuk masyarakat adat. 

“Disamping untuk masyarakat lain, kami berharap melalui Menteri BUMN, CSR nya diarahlankah juga untuk masyarakat adat,” ujarnya. 

BACA JUGA  Datuk Raja Marjohan Yusuf Ditetapkan Sebagai Ketua Umum MKA LAM Riau

Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Tohir mengatakan, pihaknya mulai tahun depan akan melakukan revisi terhadap CSR dari perusahaan BUMN yang akan difokuskan pada tiga program yakni pendidikan, lingkungan hidup dan UMKM. 

“Kita terlalu banyak CSR yang tidak tepat sasaran, karena itu kita memfokuskan pada tiga titik saja yaitu pendidikan, lingkungan hidup dan UMKM, insyaallah ini bisa kita sinergikan,” ujarnya. 

Diketahui, Menteri BUMN ini mendorong perusahaan BUMN untuk menyalurkan CSR nya pada tiga program yakni edukasi atau bidang pendidikan, lingkungan hidup seperti menanam pohon mangtove serta program pembinaan UMKM di daerah-daerah. 

BACA JUGA  LAM Riau Usulkan Hari Pantun Sedunia 17 Desember

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here