Pekanbaru – Aksi seorang wanita ngevlog dan diterjang ombak Bono di Pelalawan, Riau, viral di media sosial. Aksi tersebut viral lantaran wanita itu memilih kameranya diselamatkan dibanding dirinya yang sudah terseret ombak meski memakai jaket pelampung.

Seperti dilihat detikcom, Kamis (9/12/2021), dalam video viral itu, tampak seorang wanita menggunakan jaket pelampung memperlihatkan detik-detik ombak Bono di daerah Teluk Meranti datang. Wanita itu mengaku sengaja menunggu ombak datang.

“Saya berlari mengejar waktu, supaya saya dapat gelombang Bono-nya yang besar. Hai guys, Huuuuu, wow, wow,” ucap wanita itu saat ombak Bono mulai mendekat ke arahnya.

Ombak Bono yang besar kemudian menyapu daratan. Wanita tersebut berlari, namun terpeleset hingga terseret gelombang. Dia sempat nyangkut di kayu lalu hanyut lagi terseret arus.

“Ambil kamera, ambil kamera!” kata wanita tersebut sambil menyerahkan kamera yang dipegangnya kepada seorang pria.

BACA JUGA  Remaja di Riau yang Tenggelam di Sungai Siak Beberapa Hari Lalu Ditemukan Mengambang

Tour Guide Teluk Meranti, Eddie, mengaku sudah melihat video viral itu. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (7/12).

“Iya saya sudah lihat. Kejadian itu tanggal 7 Desember, orang Desa Pulau Muda. Ibu itu selamat, tidak apa-apa karena di atas darat itu,” kata Eddie.

Eddie menyebut gelombang Bono sudah berlangsung sejak 2 Desember lalu. Dia mengatakan aktivitas di lokasi wisata incaran turis asing itu sepi.

“Gelombang Bono udah sejak 2 Desember. Sekarang kegiatan banyak vakum karena COVID-19, tapi kalau gelombang Bono kan tetap. Dia ngonten aja itu, emak-emak buat konten sendiri, punya akun sendiri, dia baru bikin YouTube,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Riau, Roni Rakhmat, mengatakan gelombang Bono di Sungai Kampar itu adalah destinasi wisata yang diminati turis asing. Dia mengatakan biasanya peselancar dari berbagai negara datang ke Kampar untuk main selancar di atas ombak Bono.

Namun Roni mengatakan berbagai kegiatan di lokasi ombak Bono disetop karena pandemi COVID-19. Dia mengatakan masih banyak warga yang datang untuk melihat ombak ‘7 Hantu’ meski tidak ada kegiatan apapun yang digelar.

“Kami mengimbau kepada warga yang berkunjung menyaksikan ombak Bono agar selalu berhati-hati dan selalu waspada. Hal ini untuk menjaga keamanan bersama, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Roni.

Roni mengimbau kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Teluk Meranti agar selalu memperhatikan situasi dan kondisi keamanan di lokasi. Dia meminta aktivitas wisatawan selalu dipantau.

BACA JUGA  Viral Video Tawuran di Sungai Balang Padang, Warga Lihat 2 Kelompok Bawa Senjata Tajam

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini