Pekanbaru – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan lima perguruan tinggi, yakni Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Universitas Lancang Kuning, dan Universitas Muhammadiyah Riau.

Berlangsung di Hotel Novotel Pekanbaru Riau, Rabu (22/12), penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama PHR, Jaffee A. Suardin dan para rektor dari masing-masing universitas. Jaffee mengatakan kerja sama ini dilakukan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul di era revolusi industri 4.0 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHR di bidang Pendidikan.

“Penandatangan Nota Kesepahaman ini akan menjadi dasar untuk kerja sama pelaksanaan program TJSL pada tahun 2022, yang tentunya juga melibatkan pihak-pihak lain dari berbagai elemen, termasuk Pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, serta organisasi dan institusi terkait lainnya. Fokus kemitraan kami adalah untuk mendukung program-program unggulan Pemerintah seperti Menara Vokasi dan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM),” tegas Jaffee dalam keterangan tertulis, Kamis (23/12/2021).

BACA JUGA  Pemprov Riau Dapat Bantuan 800.000 Masker Medis dari Singapura

Lebih lanjut, Jaffe menjelaskan ruang lingkup kemitraan dan kerja sama dengan lima perguruan tinggi ini meliputi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan memajukan pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Tak hanya itu, nantinya juga akan dilakukan persiapan dan penyusunan perbaikan akreditasi Program Studi, serta pembukaan peluang bagi mahasiswa dan staf pengajar di perguruan tinggi untuk berpartisipasi dalam kegiatan TJSL PHR.

Pada kesempatan yang berbeda, PHR juga telah menandatangani MoU sejenis dengan Politeknik Bengkalis, Politeknik Caltex Riau (PCR), dan Sekolah Tinggi Pariwisata Riau. Adapun sejumlah program TJSL di bidang pendidikan, yakni program beasiswa untuk mahasiswa Suku Sakai.

Jaffee menyebut dukungan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberi peluang mahasiswa suku asli Riau agar mampu bersaing di dunia kerja atau sebagai wirausahawan.

BACA JUGA  Update Covid-19 Riau: Jumlah Kasus Positif 227, Total 20.424 Kasus

Sebagai informasi, acara penandatanganan MoU turut dihadiri Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, M.Sc., Rektor Universitas Islam Riau, Prof. Dr. Syafrinaldi, S.H., M.C.L., Rektor Universitas Lancang Kuning, Dr. Junaidi, M.Hum., Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. Mubarak, M.Si., Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Prof. Dr. Hairunas, M.Ag., dengan disaksikan Gubernur Riau, Bapak Drs. H. Syamsuar, M.Si., dan perwakilan dari SKK Migas Perwakilan Sumbagut.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here