Pelalawan – Kecelakaan maut atau Lakalantas di Pelalawan kembali menelan korban, seorang pemotor tewas ditabrak truk fuso di Jalintim pada Kamis (3/2/2022) pagi.

Insiden maut itu hanya berselang beberapa hari setelah lalakantas yang menewaskan pasangan suami istri (Pasutri) di Jalintim Kecamatan Pangkalan Lesung pada  Senin (31/1/2022) lalu.

Dalam kecelakaan waktu itu pasangan Suami Istri (Pasutri) tewas terlindas truk fuso.

Sedangkan kecelakaan Kamis pagi ini, terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pengendara motor itu meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor jenis Honda Revo dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 6736 NT yang dikendarai Febrian Ramadhan (26).

Korban tercatat sebagai warga Sari Rejo Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Motor korban bertabrakan dengan Truk Fuso Box Bernopol BE 8048 OU yang dikemudikan Sugeng S (50). Sopir truk ini beralamat di Kota Baru, Bandar Lampung.

BACA JUGA  Tabrak Tugu Songket di Pekanbaru Riau, Prajurit TNI AU Tewas

Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalintim Kilometer 123 Desa Dusun Tua Kecamatan Pangkalan Lesung, Pelalawan sekitar pukul 08.20 WIB.

Akibat Laka Lantas, korban Febrian tewas di tempat dengan luka parah, sedangkan sopir truk dalam keadaan sehat.

“Korban meninggal dunia mengalami patah pada kedua kaki, luka di wajah, dan benturan di kepala.

Ia dibawa ke Puskesmas Pangkalan Lesung,” kata Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK melalui Kasat Lantas AKP Lily Sulfiani SIK, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (3/2/2022).

Kecelakaan naas itu terjadi ketika korban Febrian bergerak dari Sorek menuju Ukui dengan mengendarai sepeda motornya.

BACA JUGA  Kronologi Kecelakaan Beruntun di Lembah Anai Diduga Truk Rem Blong

Ia menyusuri Jalintim dengan kondisi jalan lurus, tanjakan, dengan maka jalan terputus-putus.

Setibanya di Jalintim Kilometer 123 Desa Dusun Tua Pangkalan Lesung, sepeda motor korban tiba-tiba bergerak ke kanan jalan. Ia diduga mengantuk saat motornya melaju hingga keluar jalur.

Disaat yang bersamaan, truk Fuso box BE 8048 OU yang dikemudian Sugeng bergerak dari arah berlawanan yakni dari Ukui ke Sorek.

Lantaran jarak kedua kendaraan sudah dekat, tabrakan tidak dapat dielakkan lagi.

Bagian kendaraan bongsor itu menbarak bagian depan motor korban hingga mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan setelah kecelakaan.

“Diduga kelalaian dari pengendara, karena pada saat berkendara diduga mengantuk dan bergerak melebar ke kanan jalan, sehingga terjadi kecelakaan,” tambah Kasat Lily Sulfiani.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini