Pelalawan – Tak sadar layani polisi yang sedang nyamar jadi pembeli, 2 pria yang jadi pengedar sabu di Pelalawan ini akhirnya pasrah saat digiring ke bui.

Dua orang pengedar narkotika jenis sabu-sabu di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau diringkus polisi pada Sabtu (9/4/2022) malam lalu sekitar pukul 23.30 WIB.

Kedua pria itu diamankan Tim Joker Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan di Jalan Abdul Jalil dekat komplek perkantoran Pemkab Pelalawan.

Adapun identitas para pelaku yakni FA (25) dan RS (22) yang beralamat di Terusan Baru Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Kedua tersangka diringkus tanpa perlawanan dan digiring ke Mapolres Pelalawan.

“Kedua pelaku berperan sebagai pengedar sabu-sabu di Pangkalan Kerinci,” tutur Kasubbag Humas Polres Pelalawan, AKP Edy Harianto kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (11/4/2022).

BACA JUGA  Kadis ESDM Riau Jadi Tersangka Korupsi Bimtek Fiktif Ratusan Juta

Adapun total barang bukti yang berhasil disita dari kedua pelaku yakni tujuh paket sabu berukuran kecil dengan berat 1 gram lebih.

Dua unit telepon genggam yang digunakan untuk bertransaksi narkoba, uang tunai sebanyak Rp 280 ribu yang diduga hasil penjualan sabu.

Sebuah tas dompet berwarna hitam serta satu bal plastik bening klep merah yang biasa dipakai untuk membungkus sabu, dan satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi.

Penangkapan kedua pengedar sabu itu berawal dari informasi yang diterima Tim Joker Satres Narkoba Polres Pelalawan dari masyarakat.

Informasi itu menyatakan bahwa di Jalan Abdul Jalil dekat perkantoran Pemkab Pelalawan sering terjadi transaksi narkoba.

Lantas Tim Joker melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap terduga pelaku sesuai yang dicirikan.

BACA JUGA  3 Tahanan Positif Covid-19 Kabur dari Mapolres Kuansing

Selanjutnya, Tim Joker menghubungi tersangka dan berpura-pura sebagai pembeli sabu.

Proses undercover buy atau pembelian terselubung itu kepada tersangka FA alias Faisal dan RS alias Riki berjalan lancar.

Hingga ditentukan tempat transaksi di Jalan Abdul Jalil Pangkalan Kerinci.

“Saat hendak transaksi, keduanya langsung diringkus dan dilakukan penggeledahan hingga ditemukan barang bukti tersebut dari mereka,” tambah Edy Harianto.

Saat diinterogasi, barang bukti sabu berasal dari tersangka FA.

Sedangkan FA mendapatkan serbuk putih memabukkan itu dari temannya berinisial BH.

Namun saat dihubungi, nomor telepon genggam BH tidak aktif lagi dan ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini