Pekanbaru – Dua ekor ular piton atau dalam bahasa ilmiah python reticulatus ditangkap warga Kampar dan Pelalawan, Provinsi Riau. Tidak main-main, ular piton itu ternyata panjangnya 7-8 meter.

Plh Kepala Balai BKSDA Riau, Hartono saat dikonfirmasi membenarkan ada dua ekor ular piton diamankan warga. Ular jumbo itu diamankan, Rabu (11/5) kemarin di daerah perkebunan.

“Ular yang dievakuasi ada dua ekor. Untuk yang pertama dievakuasi satu bulan lalu. Sementara yang terbaru kemarin sore kita evaluasi bersama warga di Kampar,” ucap Hartono, Kamis (12/5/2022).

Untuk usia, ular bercorak batik itu diduga berusia sekitar 20 tahun. Sedangkan untuk panjang antara 7-8 meter.

“Kemungkinan ular sepanjang 7-8 meter itu baru memangsa satwa babi. Ini setelah kita melihat gerakan tubuh dan postur yang masih besar, umur kurang lebih 20 tahun,” katanya.

BACA JUGA  Pemprov Riau Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

Ular piton ditemukan saat warga sedang beraktivitas di kebun. Melihat ukurannya yang besar warga pun ketakutan. Ular itu akhirnya dievakuasi.

“Kondisi saat ditemukan itu besar, jadi kan pada takut orang. Maka dievakuasilah dari kebun untuk dibawa ke BKSDA sementara,” katanya.

Melihat ukuran tubuh yang jumbo, piton diduga baru memangsa babi berukuran besar. Hal ini juga menyebabkan ular tak dapat bergerak lincah saat dievakuasi warga.

Setelah dipastikan kondisi sehat, dua ular piton dilepasliarkan ke habitat aslinya di kawasan konservasi. Hal ini juga melihat dari sifat liar kedua ular yang juga agresif.

“Setelah dipastikan pulih karena pertama dievakuasi kondisinya lemah. Ular sudah kami lepaskan lagi hari ini ke konservasi,” katanya.

BACA JUGA  Waspada! Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Zona Baru Penyebaran COVID-19

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini